Dudung Tegaskan Tak Ada Kelalaian, Tiga Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal

Kabar meninggalnya tiga calon manajer Kopdes Merah Putih saat mengikuti pendidikan dasar militer memunculkan perhatian besar. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah sedang melakukan evaluasi dan investigasi untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut.

Pernyataan itu muncul di tengah pertanyaan publik soal kondisi pelatihan dan penyebab wafatnya para peserta yang berasal dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia atau SPPI. Dudung menyebut informasi awal yang diterima menunjukkan kejadian itu terjadi di tiga lokasi pelatihan militer.

Pemerintah masih telusuri penyebab

Dudung mengatakan proses evaluasi belum selesai dan masih berjalan untuk menelusuri rangkaian peristiwa yang membuat tiga peserta itu meninggal dunia. Ia juga menyampaikan bahwa informasi yang diterimanya dari Sekretariat Negara belum menunjukkan adanya unsur kelalaian dalam pelatihan dasar tersebut.

“Ya memang sedang dievaluasi,” kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Ia menambahkan, kematian peserta tidak bisa langsung dikaitkan dengan latihan militer semata.

Menurut Dudung, latihan yang diberikan kepada peserta SPPI tidak tergolong terlalu keras. Ia juga menyebut para peserta sudah menjalani tes kesehatan sebelum mengikuti pelatihan dasar.

Belum ada indikasi kelalaian

Dudung menegaskan bahwa berdasarkan informasi sementara yang diterima, belum ada indikasi kelalaian dalam pelaksanaan latihan. Ia menilai kemungkinan ada faktor lain yang memengaruhi kondisi para peserta selama proses pelatihan berlangsung.

“Belum ada tingkat kelalaian,” ujarnya, seraya menekankan bahwa kematian seseorang tidak selalu terjadi karena satu sebab yang sama. Ia menyebut kemungkinan ada peserta yang tidak kuat secara fisik maupun mental saat menjalani rangkaian latihan.

Dengan sikap itu, pemerintah memilih berhati-hati sebelum menarik kesimpulan akhir. Evaluasi dan investigasi tetap berjalan untuk memastikan fakta di lapangan terungkap secara utuh.

Belasungkawa untuk keluarga korban

Di tengah proses penelusuran tersebut, Dudung menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban. Ia berharap para almarhum dan almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

“Atas nama pribadi, saya mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya,” ucapnya. Pernyataan itu menjadi penegasan sikap resmi KSP terhadap kabar duka yang menyertai program Kopdes Merah Putih tersebut.

Peristiwa ini menjadi sorotan karena berkaitan dengan pelatihan calon manajer koperasi yang disiapkan lewat program SPPI. Pemerintah kini masih menunggu hasil evaluasi untuk memastikan duduk perkara meninggalnya tiga peserta selama pendidikan dasar militer itu.

Source: www.viva.co.id

Terkait