Drogheda Bawa Ancaman ke Brandywell, Mark Doyle Jadi Kartu Terkuat di Laga Berat Ini

Author: Cung Media

Drogheda United datang ke Brandywell dengan modal yang tidak bisa diremehkan, terutama karena mereka tetap dekat dengan Derry City di papan klasemen. Jarak empat poin membuat laga ini terasa seperti ujian penting, apalagi Derry sudah memainkan dua pertandingan lebih banyak.

Di atas kertas, masalah terbesar Drogheda masih sama: pertahanan yang rapuh. Mereka sudah kebobolan 36 gol, jumlah terbesar kedua di Premier Division, dan 22 di antaranya terjadi saat bermain tandang.

Mark Doyle jadi tumpuan utama

Di tengah situasi itu, Mark Doyle muncul sebagai nama paling berbahaya dari kubu Drogheda. Striker berusia 27 tahun tersebut sudah mengoleksi sembilan gol dalam 20 pertandingan liga dan ikut berada di puncak daftar pencetak gol.

Doyle adalah lulusan akademi Drogheda yang kembali musim ini setelah bermain untuk klub Amerika Serikat, One Knoxville. Kehadirannya langsung mengangkat daya serang tim dan membuat lini depan mereka punya titik tumpu yang jelas.

Kontribusi Kavanagh dan absennya Davis

Brandon Kavanagh juga memberi dampak besar sejak datang untuk menggantikan Darragh Markey yang pindah ke Derry. Mantan playmaker Derry City itu sudah menyumbang dua gol dan lima assist sejauh ini.

Drogheda sebetulnya masih punya ancaman lain lewat Warren Davis, yang mencetak tiga gol di liga. Namun, ia kini absen karena cedera terbaru, sehingga beban serangan makin berat bertumpu pada pemain lain.

Di lini belakang, Conor Keeley tetap menarik perhatian karena naluri mencetak golnya. Ia membukukan tujuh gol liga musim lalu dan pernah mencetak dua gol di Brandywell pada April tahun lalu.

Performa yang naik turun, tapi sempat membaik

Musim Drogheda berjalan naik turun sejak awal. Mereka memulai kompetisi dengan baik lewat dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga pembuka, sebelum kemudian kehilangan momentum dengan lima kekalahan dari delapan pertandingan berikutnya.

Perbaikan datang pada April dan awal Mei. Dalam periode itu, mereka mencatat tiga kemenangan dari empat laga dan sempat menciptakan jarak dari zona bawah klasemen.

Rekor pertemuan memberi harapan

Meski situasi klasemen belum aman sepenuhnya, Drogheda punya alasan untuk percaya diri saat menghadapi Derry. Dalam beberapa musim terakhir, rekor mereka melawan tim ini cukup bagus, termasuk saat membalas kekalahan 5-1 di liga pada 2024 dengan kemenangan di final FAI Cup pada akhir tahun.

Keberhasilan itu memberi Drogheda trofi kedua mereka dalam sejarah klub. Pola serupa berlanjut pada 2025 ketika mereka menyingkirkan Derry lewat adu penalti di Putaran Ketiga FAI Cup.

Pertemuan terbaru bahkan berpihak pada Drogheda lagi ketika Ryan Brennan mengeksekusi penalti untuk memastikan tiga poin pada Mei. Sebelumnya, pada akhir Maret, mereka sempat bangkit dari tertinggal 2-0 dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Brandywell lewat gol cepat Warren Davis dan Mark Doyle.

Laga ini juga menambah bobot karena Derry City dan Drogheda United baru akan kembali bertemu pada tiga pertandingan terakhir musim. Dengan lapangan baru dan atmosfer Brandywell yang diperbarui, Drogheda kini diuji apakah ketajaman mereka di laga besar masih bisa muncul di kandang Derry.

Source: www.derrycityfc.net
Terbaru