Drake kembali mempertaruhkan uang dalam jumlah besar untuk Argentina menjelang final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol. Rapper asal Kanada itu memasang USD1,5 juta atau sekitar Rp24 miliar pada kemenangan Argentina.
Taruhan ini menarik perhatian bukan hanya karena nilainya, melainkan juga karena syarat hasil yang dipilih Drake. Ia tampak berusaha menghindari situasi seperti final Piala Dunia 2022, ketika Argentina menjadi juara tetapi tiket taruhannya tetap kalah.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Drake membagikan bukti taruhan tersebut dengan keterangan, “What’s that saying??? Better luck next time… say less.” Unggahan itu dikutip pada Minggu, 19 Juli 2026.
Argentina harus menang pada waktu normal atau babak tambahan agar taruhan itu berhasil. Apabila pertandingan berakhir imbang lalu Argentina menang lewat adu penalti, skenario tersebut tidak disebut masuk dalam ketentuan kemenangan taruhan.
Potensi Hadiah hingga USD5,17 Juta
Jika Argentina menundukkan Spanyol sesuai syarat taruhan, Drake berpeluang membawa pulang USD5,17 juta atau sekitar Rp92,7 miliar. Nilai itu mencakup taruhan awal dan hasil kemenangan yang tercantum pada slip taruhan.
Keuntungan bersih yang berpotensi didapat Drake hampir mencapai USD3,7 juta atau sekitar Rp66,3 miliar. Namun, angka besar tersebut juga sejalan dengan risiko yang diambilnya karena Spanyol disebut lebih diunggulkan di pasar prediksi.
| Final | Nilai Taruhan | Syarat Hasil | Status |
|---|---|---|---|
| Piala Dunia 2026 | USD1,5 juta | Argentina menang pada waktu normal atau tambahan | Berpotensi mendapat USD5,17 juta |
| Piala Dunia 2022 | USD1 juta | Argentina menang pada waktu normal | Kalah |
Pelajaran dari Final Argentina vs Prancis
Pilihan kali ini tidak lepas dari pengalaman Drake pada final Piala Dunia 2022 di Qatar. Saat itu, ia juga menjagokan Argentina ketika menghadapi Prancis dan mempertaruhkan USD1 juta atau sekitar Rp17,9 miliar.
Argentina akhirnya mengangkat trofi setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti. Namun, taruhan Drake dinyatakan kalah karena ia hanya memilih kemenangan Argentina pada waktu normal.
Final 2022 berakhir dengan skor 3-3 sebelum laga berlanjut ke babak tambahan dan adu penalti. Hasil tersebut memperlihatkan perbedaan penting antara tim yang menjadi juara dan ketentuan spesifik dalam sebuah pasar taruhan.
Pada taruhan terbaru, Drake memperluas syarat kemenangan dengan memasukkan waktu normal dan babak tambahan. Meski begitu, ketentuan yang dibagikan tidak menyebut kemenangan Argentina melalui adu penalti.
Spanyol Disebut Lebih Diunggulkan
Menurut Medcom.id, salah satu pasar prediksi legal terbesar di dunia menempatkan Spanyol sebagai kandidat juara dengan peluang lebih besar. Posisi itu membuat pilihan Drake terhadap Argentina berlawanan dengan kecenderungan pasar.
Argentina tetap menjadi pilihan Drake meski Spanyol dipandang lebih kuat dalam proyeksi peluang juara. Kontras tersebut membuat perhatian publik tertuju pada risiko yang menyertai nilai taruhan USD1,5 juta itu.
Nama Drake juga kembali dikaitkan dengan istilah “Drake Curse”, sebutan yang kerap muncul saat dukungannya kepada atlet atau tim berakhir dengan hasil yang tidak sesuai harapan. Mitos tersebut tidak dijelaskan dalam unggahannya, tetapi kembali dibicarakan karena riwayat taruhan final 2022.
Final Argentina melawan Spanyol kini akan menentukan lebih dari sekadar pilihan sang juara dunia. Metode kemenangan Argentina menjadi faktor utama yang menentukan apakah taruhan Drake berubah menjadi hadiah besar atau kembali berakhir rugi.
Source: www.medcom.id






