Dominikus Dion Bertahan di PSS Sleman, Sinyal Kuat Pembinaan Klub Masih Jalan

Author: Cung Media

Dominikus Dion dipastikan tetap bertahan di PSS Sleman untuk mengarungi BRI Super League musim 2026/2027. Keputusan ini menegaskan bahwa gelandang muda tersebut masih masuk dalam rencana utama Laskar Sembada.

Bertahannya Dion juga memperlihatkan satu hal lain yang tak kalah penting, yaitu PSS Sleman masih memberi ruang nyata bagi pemain hasil binaan sendiri di level tertinggi. Di tengah kebutuhan klub untuk tetap kompetitif, jalur pembinaan internal ternyata masih menjadi bagian dari fondasi skuad.

Produk pembinaan yang sampai ke tim utama

Direktur PT Putra Sleman Sembada, Yoni Arseto, menyebut Dion sebagai bukti komitmen klub dalam membina talenta muda. Ia menegaskan bahwa Dion tumbuh dari PSS Development Center, tempat ia bergabung sejak 2019.

Dominikus Dion menjadi bukti komitmen kami dalam membina talenta muda. Lahir dari PSS Development Center, Dion terus berkembang hingga menjadi bagian dari skuad utama,” ujar Yoni, dikutip dari laman resmi klub, Kamis (2/7).

Pernyataan itu menempatkan Dion bukan sekadar sebagai pemain yang bertahan, tetapi juga sebagai contoh konkret bahwa akademi klub bisa melahirkan pemain untuk level tertinggi. Bagi PSS, keberadaan Dion di tim utama menjadi penanda bahwa pembinaan berkelanjutan masih berjalan dan menghasilkan output yang jelas.

Kontribusi yang sudah terlihat di musim sebelumnya

Performa Dion di Pegadaian Championship 2025/2026 cukup menonjol. Ia tampil dalam 26 pertandingan dan mencatat dua gol serta tiga assist.

Dalam periode tersebut, Dion mengumpulkan total 2.207 menit bermain. Catatan itu menunjukkan bahwa ia bukan pemain pelengkap, melainkan sosok yang benar-benar punya peran di lini tengah PSS Sleman.

Komponen Catatan
Penampilan 26 pertandingan
Gol 2
Assist 3
Menit bermain 2.207 menit

Harapan untuk musim baru

Yoni juga meminta Dion untuk tidak cepat puas dengan pencapaian yang sudah diraih. Sebagai gelandang, ia diharapkan terus meningkatkan kualitas permainan dan memberi kontribusi lebih besar untuk tim.

“Sebagai gelandang, ia diharapkan terus mengasah kualitas dan memberikan kontribusi penting bagi Super Elja. Kami percaya proses pembinaan yang berkelanjutan akan melahirkan pemain-pemain yang mampu menjadi tulang punggung klub di masa depan,” kata Yoni.

Kepercayaan itu menempatkan Dion dalam posisi penting di skuad PSS untuk musim baru. Klub tampak ingin menjaga keseimbangan antara pemain berpengalaman dan talenta muda hasil didikan sendiri agar tetap kompetitif di BRI Super League.

Arah skuad PSS Sleman

Bertahannya Dion menunjukkan pola yang konsisten dalam cara PSS Sleman menyusun tim. Klub tidak hanya bergantung pada nama-nama yang sudah matang, tetapi juga memberi tempat bagi pemain muda yang berkembang dari sistem internal.

Langkah seperti ini memberi PSS fondasi jangka panjang yang lebih terukur. Kehadiran Dion di tim utama menjadi contoh bahwa jalur pembinaan klub masih terus berjalan dan mampu menghasilkan pemain yang siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Source: mediaindonesia.com
Terbaru