Liverpool memastikan Dominik Szoboszlai menjadi bagian penting proyek jangka panjang klub dengan kontrak baru hingga 2031. Keputusan ini datang ketika skuad Anfield menghadapi perubahan besar, termasuk kepergian sejumlah pemain senior dan ketidakpastian masa depan beberapa pilar lain.
Perpanjangan kontrak tersebut juga menutup spekulasi mengenai masa depan gelandang asal Hungaria itu. Szoboszlai kini memiliki kepastian untuk melanjutkan perannya sebagai salah satu pemain inti Liverpool dalam beberapa musim ke depan.
Fondasi Baru di Tengah Perubahan
Liverpool disebut telah kehilangan Trent Alexander-Arnold dan Ibrahima Konate yang bergabung dengan Real Madrid pada musim panas ini. Sementara itu, kontrak Virgil van Dijk dan Alisson dilaporkan hanya tersisa 12 bulan.
Situasi itu membuat keberadaan pemain yang sudah memahami tuntutan klub menjadi sangat bernilai. Szoboszlai, yang bergabung pada 2023, dipandang sebagai salah satu fondasi untuk menjaga kesinambungan tim di tengah pergantian komposisi skuad.
Kontrak sebelumnya disebut masih menyisakan dua tahun, tetapi pembicaraan baru telah berjalan selama berbulan-bulan. Negosiasi itu melibatkan perwakilan sang pemain dan Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes, sebelum kesepakatan akhirnya tercapai.
| Aspek | Catatan Szoboszlai |
|---|---|
| Tahun bergabung | 2023 |
| Klub sebelumnya | RB Leipzig |
| Nilai transfer | 60 juta poundsterling |
| Kontribusi musim lalu | 13 gol dan 12 assist |
| Kontrak baru | Hingga 2031 |
Kontribusi yang Menguatkan Posisi
Szoboszlai direkrut Liverpool dari RB Leipzig dengan nilai transfer 60 juta poundsterling. Ia langsung mendapat peran besar dan berkembang sebagai gelandang yang tidak hanya membantu mengatur permainan, tetapi juga memberi dampak langsung di sepertiga akhir lapangan.
Pada musim lalu, pemain berusia 25 tahun itu membukukan 13 gol dan 12 assist di Premier League serta kompetisi lainnya. Catatan tersebut memperlihatkan mengapa Liverpool memilih mengamankan masa depannya lebih awal.
Menurut bola.kompas.com, performa individu Szoboszlai pada musim 2025-26 bahkan membawanya meraih penghargaan pemain terbaik klub. Pencapaian itu menambah bobot perannya ketika Liverpool membutuhkan sosok yang bisa menjadi penghubung antara pemain lama dan generasi baru.
Ambisi Trofi Tetap Menjadi Tujuan
Szoboszlai menegaskan bahwa kontrak baru tidak mengubah targetnya sejak pertama kali tiba di Anfield. Kapten tim nasional Hungaria itu ingin membantu Liverpool mengejar seluruh gelar yang masih bisa diraih, termasuk di Inggris dan Liga Champions.
“Selalu ada hal-hal yang akan datang. Saya tidak pernah puas,” kata Szoboszlai, dikutip BBC Sport pada Jumat (17/7/2026). “Saya ingin memberi contoh. Saya ingin menjadi contoh bagi semua orang, sebisa mungkin.”
Ia juga menekankan bahwa ambisi memenangkan trofi tetap sama seperti saat menandatangani kontrak pertamanya. “Saat saya menandatangani kontrak, saya mengatakan bahwa saya ingin memenangkan segalanya. Itu tidak berubah sedikit pun. Tetap sama,” ujar Szoboszlai.
Peluang Memimpin Ruang Ganti
Masa depan yang lebih panjang membuka kemungkinan Szoboszlai memikul tanggung jawab lebih besar di ruang ganti. Liverpool disebut perlu mencari wakil kapten baru setelah Andy Robertson dan beberapa nama besar lainnya hengkang pada musim panas ini.
Statusnya sebagai kapten Hungaria membuat Szoboszlai dinilai memiliki modal untuk menjadi salah satu kandidat pemimpin baru. Namun, pelatih Arne Slot melihat masih ada aspek yang perlu dikembangkan, terutama soal keberanian menyuarakan pendapat di dalam skuad.
“Masih ada satu langkah lagi yang perlu ditempuh dalam hal kepemimpinan, bersikap vokal, dan memiliki suara di ruang ganti jika saya membandingkannya dengan Virgil,” kata Slot. Penilaian itu menunjukkan bahwa Liverpool melihat potensi Szoboszlai melampaui kontribusinya sebagai pencetak gol dan penyedia assist.
Ketika Szoboszlai direkrut pada 2023, Juergen Klopp menyebutnya sebagai investasi untuk masa kini sekaligus masa depan. Kontrak hingga 2031 kini mempertegas keyakinan Liverpool bahwa gelandang Hungaria tersebut akan tetap menjadi bagian utama dari masa transisi klub.
