Kritik terhadap Portugal setelah kegagalan di Piala Dunia 2026 tidak berhenti pada performa tim semata. Youri Djorkaeff justru menyoroti cara Portugal memperlakukan Cristiano Ronaldo, yang menurutnya tidak didukung oleh sistem permainan yang tepat.
Legenda Prancis itu menilai Ronaldo seperti dibiarkan bekerja tanpa sokongan yang semestinya. Dalam pandangannya, masalah utama bukan pada kemampuan sang striker, melainkan pada skema tim yang tidak dibangun untuk memaksimalkan perannya.
Portugal Dinilai Tidak Menyesuaikan Diri
Dalam wawancara dengan RMC, Djorkaeff mengatakan bahwa keputusan membawa Ronaldo seharusnya diikuti dengan penyesuaian taktik. Ia menegaskan tim harus bermain untuk Ronaldo jika memang ingin memainkannya.
“Jika Anda membawa Cristiano Ronaldo, maka tim harus bermain untuknya. Tapi itu sama sekali tidak terjadi,” ujar Djorkaeff.
Ia juga menyoroti minimnya suplai bola dan dukungan dari rekan setim. Kondisi tersebut membuat Ronaldo tidak berada dalam situasi terbaik untuk memberi dampak di lapangan.
| Poin Kritik | Penjelasan Djorkaeff |
|---|---|
| Dukungan tim | Ronaldo dinilai tidak mendapat sokongan maksimal dari rekan setim. |
| Skema permainan | Sistem Portugal dianggap tidak dirancang untuk memaksimalkan kemampuan Ronaldo. |
| Suplai bola | Djorkaeff menilai Ronaldo kesulitan karena minim umpan dan dukungan di lapangan. |
Keputusan Pelatih Juga Dipertanyakan
Eks pemain Inter itu menilai karakter permainan Ronaldo sudah sangat dikenal, sehingga tidak masuk akal jika tim pelatih gagal menyesuaikan strategi. Ia mempertanyakan apa yang sebenarnya diharapkan dari seorang pemain dengan profil seperti Ronaldo.
“Kita semua tahu bagaimana dia bermain sejak dulu. Apa yang mereka harapkan? Dia tiba-tiba berubah?” ujarnya.
Djorkaeff kemudian memberi pilihan yang menurutnya paling logis. Menurut dia, Portugal harus berani menentukan arah sejak awal, apakah membangun tim di sekitar Ronaldo atau tidak memainkannya sama sekali.
“Kalau tidak ingin menyesuaikan tim, jangan panggil dia. Tapi jika dia dimainkan, maka tim harus dibangun di sekelilingnya,” kata Djorkaeff.
Pernyataan itu mempertegas perdebatan soal peran Ronaldo di tim nasional Portugal saat ini. Di tengah perubahan generasi, Djorkaeff menilai posisi sang legenda belum diimbangi dengan pendekatan taktik yang tepat, dan hal itu ikut merugikan tim.
Source: www.suara.com






