Di Monas Saat May Day, Pesan Kapolri Soal Buruh Dan Janji Keamanan Besar

Peringatan May Day di Monumen Nasional, Jakarta Pusat, menjadi panggung bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menyampaikan pesan khusus kepada buruh Indonesia. Ia menegaskan bahwa pekerja telah memberi kontribusi besar terhadap kemajuan industri sekaligus perekonomian nasional.

Dalam keterangan resmi di akun Instagram @listyosigitprabowo, Sigit menyebut Hari Buruh Internasional sebagai momentum untuk menghormati peran para pekerja. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara buruh, pemerintah, dan pelaku usaha agar hubungan industrial tetap berjalan baik.

Pesan Kapolri untuk buruh

Sigit mengaitkan ucapan itu dengan tema peringatan yang menekankan kolaborasi demi kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja. Polri, menurut dia, berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban agar ruang dialog antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah tetap terbuka.

Ia berharap pekerja di Indonesia semakin sejahtera dan terlindungi. Pesan tersebut menegaskan bahwa May Day bukan hanya ruang penyampaian aspirasi, tetapi juga momen untuk memperkuat kerja sama sosial dan ekonomi.

Pengamanan besar di Monas

Di sisi lain, aparat menyiapkan pengamanan berskala besar untuk rangkaian May Day Internasional di Monas. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyebut sebanyak 24.980 personel gabungan dilibatkan.

Kekuatan itu terdiri dari 15.575 personel Polri, 6.003 personel TNI, 1.002 personel Pemprov DKI, 400 personel Pamdal, dan 2.000 Sabuk Kamtibmas. Budi menegaskan seluruh unsur itu disiapkan agar kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, humanis, dan kondusif.

Aksi buruh dan titik keramaian

Budi menjelaskan bahwa May Day Fiesta akan dipusatkan di Monas. Selain itu, penyampaian aspirasi di ruang publik juga akan berlangsung di DPR/MPR dan Disnaker Pemprov DKI.

Ia meminta warga yang tidak berkepentingan menghindari titik-titik keramaian yang terdampak kegiatan. Kepadatan lalu lintas disebut bersifat situasional, sehingga rekayasa arus akan dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.

Peringatan Hari Buruh kali ini menunjukkan dua hal yang berjalan beriringan, yakni penghormatan terhadap perjuangan pekerja dan pengamanan agar aspirasi tersampaikan dengan tertib. Pesan Kapolri menempatkan kesejahteraan buruh sebagai kepentingan bersama, sementara aparat memastikan peringatan May Day di Monas tetap aman bagi semua pihak.

Source: www.viva.co.id
Terkait