
Membuat detergen pencuci piring sendiri di rumah bisa menjadi pilihan saat stok produk komersial mulai menipis. Cara ini juga sering dipilih karena lebih sederhana dan berpotensi membantu menekan pengeluaran rumah tangga.
Racikan rumahan untuk mesin pencuci piring pada dasarnya menggabungkan beberapa bahan dengan fungsi berbeda. Liputan6 menyebut bahan utamanya meliputi washing soda, boraks, asam sitrat, garam kosher, dan jus lemon untuk versi tablet.
Bahan dan fungsinya
Washing soda atau natrium karbonat berperan sebagai pembersih utama. Bahan ini membantu mengangkat noda dan kotoran dari permukaan piring.
Boraks atau natrium tetraborat juga dipakai karena sifat pembersihnya. Dalam referensi Liputan6, bahan ini disebut dapat membantu memutihkan, menghilangkan bau, melembutkan air sadah, serta mendisinfeksi.
Asam sitrat berfungsi sebagai pengganti fosfor dalam detergen. Bahan ini ikut membantu mengangkat kotoran, menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri, dan mengikat mineral agar air menjadi lebih lunak.
Garam kosher dipakai untuk membantu tekstur campuran. Sementara itu, jus lemon bisa menjadi pengganti asam sitrat bubuk, terutama ketika detergen dibuat dalam bentuk tablet.
Peralatan dan takaran dasar
Proses pembuatannya tidak membutuhkan perlengkapan yang rumit. Cukup siapkan gelas ukur, sendok takar, mangkuk pencampur, sendok kayu, dan wadah kedap udara.
Jika ingin membuat versi tablet, siapkan juga cetakan silikon kecil atau baki es batu. Takaran umumnya terdiri dari 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir bubuk asam sitrat food-grade, dan 1/2 cangkir garam kosher.
Khusus untuk tablet, bahan cair yang diperlukan adalah 3/4 cangkir jus lemon. Komposisi ini dipakai agar adonan bisa dipadatkan sebelum dikeringkan.
Cara membuat detergen bubuk
Detergen bubuk menjadi opsi paling mudah karena tidak membutuhkan proses pencetakan. Semua bahan kering cukup dicampur hingga merata lalu disimpan dengan benar.
Langkah pembuatannya adalah mencampurkan 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir bubuk asam sitrat, dan 1/2 cangkir garam kosher. Setelah itu, aduk dengan sendok kayu sampai bahan tercampur rata.
Campuran lalu dipindahkan ke wadah kedap udara agar tidak lembap. Label petunjuk pemakaian juga sebaiknya ditempel supaya penggunaan lebih praktis.
Referensi menyebut detergen bubuk ini dapat bertahan beberapa bulan jika disimpan di tempat kering. Wadah yang rapat penting untuk mencegah campuran mengeras sebelum dipakai.
Cara membuat detergen tablet
Versi tablet dinilai lebih praktis saat digunakan karena tinggal dimasukkan ke dispenser mesin pencuci piring. Bentuk ini cocok untuk pemakaian harian karena takarannya lebih mudah dikendalikan.
Langkah awalnya adalah mencampurkan 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir garam kosher, dan 3/4 cangkir jus lemon. Aduk hingga adonan bisa dipadatkan.
Ambil sekitar 1 sendok makan adonan lalu masukkan ke cetakan silikon kecil atau baki es batu. Tekan perlahan agar padat, lalu biarkan mengering di udara terbuka sekitar 24 jam sampai keras.
Setelah kering, tablet bisa dikeluarkan dan disimpan dalam wadah kedap udara. Ukuran cetakan perlu diperhatikan agar tablet muat di dispenser detergen mesin.
Cara pakai dan batasan yang perlu dicermati
Untuk versi bubuk, dosis yang dianjurkan adalah 1 hingga 2 sendok makan untuk satu muatan piring kotor. Bubuk sebaiknya dimasukkan ke dispenser tepat sebelum siklus mesin dimulai.
Langkah ini penting agar bubuk tidak menggumpal lebih dulu. Jika teksturnya mulai padat, campuran masih bisa dilonggarkan dengan sendok kayu.
Namun, gumpalan yang sudah keras sebaiknya tidak dipakai lagi. Referensi menyebut gumpalan padat berisiko tidak larut dengan baik dan dapat menyumbat mesin.
Untuk versi tablet, cukup gunakan satu tablet untuk sekali pencucian. Tablet juga perlu dimasukkan ke dispenser sesaat sebelum mesin dijalankan.
Liputan6 juga menyarankan produksi tidak terlalu banyak sekaligus, dengan batas sekitar 3 cangkir. Hal ini karena detergen rumahan tidak mengandung bahan anti-penggumpal seperti produk komersial.
Barang yang sensitif juga perlu diperhatikan saat memakai detergen DIY. Peralatan makan antik atau perak murni sebaiknya tidak dicuci di mesin karena tetap berisiko tergores atau rusak.





