Desil 1-4 Kini Menentukan PKH Dan BPNT, Kemensos Buka Cek Penerima Mei 2026

Kementerian Sosial memperbarui akses pengecekan penerima baru bantuan sosial Program Keluarga Harapan atau PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT untuk periode Mei 2026. Warga kini bisa memeriksa status bantuan secara daring lewat situs resmi pemerintah dan aplikasi seluler khusus sejak Selasa (12/5/2026).

Perubahan ini menempatkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN sebagai dasar utama penentuan penerima. Dalam sistem itu, penduduk dibagi ke dalam 10 kelompok desil yang masing-masing mewakili 10 persen profil ekonomi keluarga di Indonesia.

Desil 1-4 Jadi Prioritas

Di dalam klasifikasi DTSEN, angka desil yang lebih rendah menunjukkan kondisi ekonomi yang lebih rentan. Kompas TV melaporkan bahwa Kemensos menempatkan desil 1 hingga 4 sebagai prioritas utama untuk menerima bantuan rutin PKH dan BPNT.

Artinya, keluarga yang masuk kelompok ini menjadi sasaran utama dalam pembaruan data penerima. Pemetaan tersebut dipakai agar penyaluran bantuan tetap mengacu pada kondisi sosial ekonomi keluarga yang paling membutuhkan.

Kelompok desil 5 masih memiliki peluang menerima dukungan pemerintah. Namun, posisi mereka disebut juga berkaitan dengan akses sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan atau PBI-JK untuk membantu layanan kesehatan dasar.

Cek Status Lewat NIK

Pengecekan status penerima dilakukan melalui laman cekbansos.kemensos.go.id. Pengguna perlu memasukkan 16 digit Nomor Induk Kependudukan atau NIK yang sesuai dengan KTP, lalu menambahkan kode verifikasi keamanan yang muncul di layar.

Setelah data dikirim, sistem akan menampilkan identitas penerima, kategori desil, dan jenis bantuan yang dialokasikan. Pemeriksaan yang sama juga tersedia lewat aplikasi Cek Bansos di ponsel pintar dengan alur input NIK yang serupa.

Layanan digital ini membuat warga tidak perlu datang langsung ke kantor dinas terkait di daerah masing-masing. Kemensos menempatkannya sebagai cara mempercepat transparansi penyaluran bantuan sosial di tingkat nasional.

Akses Lebih Terbuka untuk Warga

Dengan pembaruan akses tersebut, pengecekan penerima baru PKH dan BPNT pada Mei 2026 menjadi lebih mudah dijangkau. Warga dapat memantau kepastian bantuan secara mandiri melalui perangkat yang terhubung ke internet.

Model berbasis data ini juga memperkuat pemetaan sasaran bantuan. Fokusnya tetap pada kondisi sosial ekonomi keluarga agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Bagi masyarakat, perhatian utama kini tertuju pada status desil masing-masing keluarga. Posisi desil 1 sampai 4 menjadi penentu paling penting dalam pembaruan penerima PKH dan BPNT yang mulai berlaku untuk periode Mei 2026.

Terkait