Dede Sunandar Pasrah Cerai, Pengakuan Selingkuh Dan KDRT Bongkar Retaknya Rumah Tangga 12 Tahun

Author: Cung Media

Dede Sunandar akhirnya mengakui rumah tangganya dengan Karen Hertatum sudah berada di ujung perpisahan. Komedian itu pasrah menghadapi perceraian setelah 12 tahun membina rumah tangga, di tengah isu perselingkuhan dan kekerasan dalam rumah tangga yang ikut mewarnai keretakan hubungan mereka.

Keputusan berpisah itu disebut bukan hanya datang dari Dede, tetapi juga sudah menjadi kesepakatan bersama Karen. Keduanya kini dinilai sama-sama melihat bahwa mempertahankan rumah tangga dalam kondisi seperti itu sudah semakin sulit.

Hubungan yang sudah lama retak

Dede mengatakan konflik dalam rumah tangganya sebenarnya sudah berlangsung lama. Ia menyebut dirinya dan Karen bahkan sudah hidup terpisah dan tidak lagi menjalani hubungan suami istri selama sekitar enam atau tujuh bulan.

Perubahan itu juga terasa dalam komunikasi sehari-hari. Jika dulu ada panggilan sayang, kini percakapan mereka berubah menjadi obrolan biasa tanpa kedekatan emosional yang sama.

Dede mencontohkan sapaan yang muncul sekarang terdengar seperti “bray” atau “bro-brother”. Bagi dia, itu menjadi tanda bahwa hubungan mereka memang sudah bergeser jauh dari suasana pasangan suami istri.

Karen mulai urus berkas perceraian

Di tengah situasi yang makin sulit dipertahankan, Karen disebut sudah mulai meminta berkas-berkas penting untuk proses hukum. Dede mengaku istrinya meminta dokumen seperti kartu keluarga, KTP, dan surat nikah.

Permintaan itu membuat Dede semakin yakin bahwa perpisahan sudah sulit dihindari. Ia menilai kondisi rumah tangga mereka sudah terlalu jauh memburuk bila tetap dipaksakan bertahan.

Dede juga menyatakan tidak ingin persoalan ini berkembang lebih parah. Karena itu, ia memilih pasrah terhadap keputusan cerai yang kini sudah disepakati bersama.

Pengakuan soal perselingkuhan dan KDRT

Selain persoalan perselingkuhan, Dede juga mengakui pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga. Ia menyebut tindakan itu terjadi secara spontan ketika emosinya memuncak.

Dede menjelaskan pemicunya adalah saat dirinya mendengar kabar sang istri membawa teman laki-laki ke rumah untuk minum-minum. Dari situ, konflik dalam rumah tangga mereka disebut makin sulit dikendalikan.

Pengakuan itu memperlihatkan bahwa keretakan hubungan mereka tidak berdiri di atas satu masalah saja. Perselingkuhan, KDRT, dan hubungan yang sudah lama tidak harmonis menjadi rangkaian persoalan yang akhirnya mendorong pasangan ini menuju perpisahan.

Masuk tahap akhir

Setelah 12 tahun menikah, Dede dan Karen kini sama-sama disebut sudah bulat pada keputusan masing-masing. Situasi rumah tangga mereka tampak berada di tahap akhir, dengan proses lanjutan yang tinggal dijalani setelah kesepakatan cerai itu muncul.

Dede sendiri memberi kesan bahwa mempertahankan pernikahan dalam kondisi seperti sekarang sudah tidak lagi menjadi pilihan realistis. Hubungan yang semula dibangun selama lebih dari satu dekade itu kini tinggal menunggu langkah berikutnya.

Source: www.suara.com
Terbaru