Danantara Siap Ambil Alih PT Granito, Nasib 447 Buruh Kini di Ujung Keputusan

Nasib 447 buruh PT Granito kini bergantung pada keputusan akhir pemerintah dan Danantara. Opsi pengambilalihan perusahaan muncul sebagai salah satu jalan untuk mencegah PHK massal yang sempat mengancam ratusan pekerja.

Skema itu dibahas setelah pertemuan Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal dengan COO Danantara Dony Oskaria di Jakarta. Pemerintah juga membuka kemungkinan mencari investor baru jika perusahaan tidak sanggup melanjutkan usaha.

Tekanan biaya yang mulai berubah

Isu PHK di PT Granito sebelumnya berkaitan dengan tingginya harga gas industri yang menekan biaya operasional. Namun, tekanan itu kini disebut mulai berkurang setelah ada penyesuaian tarif gas untuk industri.

Kementerian ESDM menurunkan harga gas industri dari kisaran US$ 20-23 per MMBTU menjadi US$ 13 per MMBTU. Kebijakan ini ditujukan untuk meredakan beban produksi, terutama bagi pabrik yang sangat bergantung pada gas.

Said Iqbal mengatakan laporan dari lapangan menunjukkan perusahaan granit dan keramik sempat mendapat ruang napas setelah penurunan harga gas. Ia juga menyebut serikat buruh menerima informasi bahwa struktur biaya perusahaan membaik sehingga PHK bisa dihindari setidaknya untuk sementara.

Fakta KunciDetail
Jumlah pekerja terdampak447 buruh anggota KSPSI
Harga gas industri lamaUS$ 20-23 per MMBTU
Harga gas industri baruUS$ 13 per MMBTU
Opsi yang dibahasPengambilalihan oleh Danantara atau mencari investor baru

Danantara masuk sebagai opsi penyelamatan

Dalam rapat Satgas PHK bersama jajaran menteri dan pimpinan DPR RI, skema bantuan permodalan juga ikut dibicarakan. Said Iqbal menyebut Danantara pada prinsipnya siap membantu bila PT Granito memang membutuhkan suntikan modal agar PHK tidak terjadi.

Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI, mengatakan pemerintah akan mengambil alih perusahaan jika pengusaha tidak melanjutkan kegiatan usahanya. Menurut dia, komitmen itu dibuat untuk menjaga kelangsungan kerja buruh yang terdampak.

Andi Gani menyebut sekitar 447 pekerja anggota KSPSI terdampak kebijakan PHK di PT Granito. Ia berharap intervensi pemerintah yang tengah dibahas bisa membuka jalan bagi para pekerja untuk kembali terserap.

Persaingan impor masih menekan industri

Meski harga gas sudah turun, industri keramik nasional belum benar-benar lepas dari tekanan. Said Iqbal menyebut granit dan keramik impor kini dijual sekitar 50% lebih murah di pasaran.

Situasi itu menjadi tantangan baru bagi produsen dalam negeri dan ikut dibahas dalam Satgas PHK bersama pihak terkait. Bagi PT Granito, keputusan untuk melanjutkan usaha, mencari investor baru, atau masuk ke skema akuisisi akan menentukan apakah PHK bisa benar-benar dicegah.

Terkait