Citroen Hidupkan Lagi 2CV, Mobil Rakyat Legendaris Ini Bakal Jadi EV Murah di Eropa

Citroen bersiap membangkitkan kembali 2CV dalam bentuk yang sangat berbeda dari masa lalunya. Mobil yang dulu terkenal lambat itu akan lahir sebagai hatchback listrik kecil dengan target harga yang jauh lebih ramah kantong.

Langkah ini langsung menarik perhatian karena 2CV bukan sekadar nama lama yang dipasang ulang. Citroen ingin membawa kembali mobil rakyat yang dulu dikenal sederhana, fungsional, dan murah dipakai, tetapi kini disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas listrik.

Kabar tersebut menguat setelah Citroen mengonfirmasinya dalam presentasi investor Stellantis di Michigan. Kepala Citroen Xavier Chardon juga mengakui proyek yang sebelumnya hanya beredar sebagai rumor.

Desain lama, paket baru

Model baru ini akan tetap mengambil inspirasi dari siluet lengkung khas 2CV asli. Bocoran tampilan yang dipresentasikan menunjukkan bentuk bulat dan ceria, tetapi Citroen tidak menempuh jalur retro murni.

Pabrikan asal Prancis itu tampak memadukan proporsi klasik dengan sejumlah bahasa desain dari konsep baru dan mobil listrik modern. Pendekatan ini membuat 2CV baru tetap akrab di mata penggemar lama, tetapi tidak terasa seperti replika masa lalu.

Chardon menyebut mobil ini sebagai “a true people’s car designed for real life.” Ia juga mengatakan model tersebut menjadi salah satu dari tujuh mobil baru Citroen yang akan meluncur hingga 2030.

Target harga yang agresif

Versi konsep 2CV baru dijadwalkan tampil pada Paris Motor Show musim gugur ini. Setelah itu, model produksi direncanakan mulai dijual pada 2028 dengan harga di bawah €15.000.

Jika harga itu benar-benar terwujud, 2CV baru akan masuk jajaran mobil listrik termurah di Eropa. Posisi harganya bahkan disebut berada di bawah Dacia Spring, Renault Twingo, dan BYD Dolphin Surf.

Strategi harga ini selaras dengan arah baru Stellantis untuk menghadirkan mobil listrik yang lebih kecil dan lebih murah di Eropa. Grup itu juga berencana memproduksi 2CV baru di Italia, satu jalur produksi dengan city car Fiat bernuansa nostalgia yang terinspirasi dari Panda asli.

Pasar mobil kecil kembali hidup

Rencana Citroen muncul saat pasar Eropa kembali memberi ruang bagi mobil listrik kecil. Regulator di kawasan itu sedang mempertimbangkan insentif untuk mobil listrik kompak yang dibuat secara lokal.

Minat terhadap mobil kecil bernuansa retro juga sedang menguat. Keberhasilan model listrik seperti Renault 5 menunjukkan bahwa pembeli masih tertarik pada mobil mungil yang punya karakter kuat, selama tetap praktis dan terjangkau.

Di titik ini, 2CV baru tampak disiapkan bukan hanya sebagai produk nostalgia. Citroen ingin mengubah nama legendaris itu menjadi kendaraan listrik yang relevan untuk kebutuhan sehari-hari.

Mobil rakyat versi era listrik

2CV lama dikenal sebagai mobil yang mengutamakan fungsi, kemudahan, dan biaya pakai rendah. Reputasi itu justru menjadi modal utama ketika Citroen mencoba menghidupkannya lagi dalam bentuk EV murah.

Menariknya, 2CV klasik dulu juga punya citra sangat santai di jalan. Julukan “tin snail” melekat karena akselerasi 0-62 mph atau 100 km/jam-nya membutuhkan sekitar 30 detik.

Kini, Citroen tampak ingin mengganti citra lambat itu dengan nilai baru yang lebih relevan. Jika mobil ini benar-benar hadir sebagai EV murah, sederhana, dan tetap punya karakter, nama 2CV berpeluang kembali penting sebagai mobil rakyat di era listrik.

Source: www.carscoops.com

Baca Juga

Back to top button