Chika Jessica akhirnya menjalani operasi setelah dokter menemukan kista di bagian perutnya. Keputusan medis itu datang setelah ia menahan nyeri selama sekitar setahun, terutama saat datang bulan, hingga rasa sakit yang semula muncul sesekali berubah makin sering dan makin kuat.
Kabar itu terungkap saat Chika tampil di program televisi FYP. Ia menjelaskan bahwa ada kondisi yang terasa tidak normal di tubuhnya, tetapi ia sempat menunda pemeriksaan karena takut datang ke dokter.
Gejala yang terus memburuk
Selama setahun terakhir, Chika mengaku berusaha mengabaikan keluhan yang ia rasakan. Rasa takut membuatnya memilih menahan sakit lebih lama, meski gejalanya tidak kunjung hilang.
Saat akhirnya memeriksakan diri, dokter meminta Chika menjalani serangkaian tes, termasuk ultrasonography atau USG. Dari pemeriksaan itu, dokter melihat ada kista yang cukup besar di bagian perutnya.
“Pas diperiksa sama dokter langsung diminta untuk menjalani segala macam. Mulai dari USG, dan sebagainya. Saat di USG terlihat tuh penyakitnya, lumayan gede,” ujar Chika.
Syok saat harus operasi
Temuan kista itu membuat Chika harus menempuh operasi. Ia mengaku kaget karena selama hidupnya belum pernah menjalani tindakan operasi sebelumnya.
Meski syok, Chika tetap mengikuti anjuran dokter. Ia merasa ada sesuatu yang mengganjal di perutnya, sehingga memilih langkah medis yang dianggap paling tepat untuk menangani kondisi tersebut.
Tidak memberi tahu Dwi Andhika sejak awal
Menjelang operasi, Chika justru lebih fokus pada kondisi ibunya yang juga sedang sakit. Ia bersyukur sang ibu sedang dalam keadaan stabil saat prosedur medis itu berlangsung.
Chika juga mengatakan bahwa hanya keluarga terdekat yang mengetahui kondisi dan operasi yang dijalaninya. Kekasihnya, Dwi Andhika, tidak mendapat kabar sejak awal.
“Jujur ya, aku itu pas mulai merasakan sakit sampai tindakan operasi enggak ada yang aku kasih tahu kecuali keluarga. Dwi Andhika juga enggak tahu,” kata Chika.
Setelah operasi selesai, Chika baru membagikan kabar tersebut lewat media sosial. Dari situlah Dwi Andhika disebut marah karena tidak diberi tahu sejak awal, sementara Chika mengaku saat itu memilih memendam semua sendiri karena tidak percaya diri dan merasa lebih aman menyimpannya rapat-rapat.
Situasi itu memperlihatkan betapa lama Chika menahan kondisi kesehatannya sebelum akhirnya mengambil tindakan. Di saat yang sama, respons Dwi Andhika menunjukkan bahwa keputusan Chika menyembunyikan operasi itu ikut memunculkan persoalan baru di luar soal medis.
Source: www.beritasatu.com