
Chery Indonesia memperlihatkan E5 EV facelift sebelum mobil listrik itu resmi masuk pasar dalam negeri. Penyegaran paling menonjol ada pada desain eksterior yang kini tampil lebih tegas, lebih modern, dan membawa arah bahasa desain baru yang disebut “Robo Shark”.
Model ini langsung mencuri perhatian karena ubahan wajah depannya terasa jauh berbeda dari versi sebelumnya. Selain itu, Chery juga merombak kabin agar selaras dengan tampilan luar yang lebih futuristis dan berorientasi teknologi.
Desain depan dibuat lebih bersih dan agresif
Area moncong menjadi titik yang paling mudah dikenali dari pembaruan E5 EV facelift. Tidak ada lagi komponen grille yang tampak di bagian depan, sehingga permukaan mobil terlihat lebih rapi dan minimalis.
Susunan lampu utama kini dipadukan dengan dua garis DRL LED yang membentuk identitas visual baru. Kombinasi ini memberi kesan sporty sekaligus memperkuat karakter Robo Shark yang diusung Chery pada model listrik tersebut.
Buritan ikut mendapat sentuhan baru
Perubahan desain tidak hanya terjadi di bagian depan, karena sektor belakang juga ikut disegarkan. Lampu belakang dibuat lebih dinamis dan saat menyala menampilkan aksen yang menyerupai kilatan petir.
Sentuhan itu membuat siluet mobil terasa lebih modern dari berbagai sudut pandang. Chery tampaknya ingin menjaga konsistensi desain antara wajah depan dan buritan agar E5 EV facelift punya karakter yang lebih kuat di jalan.
Kabin lebih modern dengan layar 15,6 inci
Masuk ke bagian interior, Chery merombak dasbor agar terasa lebih futuristis. Sorotan utama ada pada layar hiburan tengah yang kini berukuran 15,6 inci, naik signifikan dari versi sebelumnya yang hanya 10,25 inci.
Ukuran layar yang lebih besar ini ditujukan untuk memudahkan akses fitur bagi pengemudi dan penumpang. Walau detail spesifikasi pasar Indonesia belum diumumkan sepenuhnya, versi luar negeri sudah membawa sejumlah teknologi pendukung yang cukup lengkap.
Fitur keamanan yang lebih serius
Pada varian Max+ di Thailand, E5 EV dibekali 19 fitur ADAS dan kamera 540 derajat. Paket ini dirancang untuk membantu pengemudi saat bermanuver, terutama di area sempit atau ketika butuh visibilitas di sekeliling mobil.
Struktur bodinya juga diklaim kuat karena menggunakan baja berkekuatan tinggi hingga 78 persen. Di sisi lain, baterai LFP yang dipakai sudah mengantongi sertifikasi tahan air IP68, yang menambah lapisan keamanan dalam penggunaan harian.
Performa tetap jadi andalan
Dari sisi tenaga, motor listrik E5 EV disebut mampu menghasilkan 211 dk. Jarak tempuh maksimalnya mencapai 422 km dalam sekali pengisian daya.
Kombinasi itu menempatkan E5 EV sebagai mobil listrik yang tetap mengutamakan efisiensi, namun masih punya tenaga yang memadai untuk kebutuhan keluarga dan mobilitas perkotaan. Dengan paket seperti itu, pembaruan pada sisi desain dan kabin terasa berjalan seiring dengan peningkatan teknologi.
Peluncuran resmi tinggal menunggu waktu
Chery Indonesia menyebut peluncuran resmi E5 EV facelift akan dilakukan dalam waktu dekat. Head of Brand & Marketing Department Chery Indonesia Arthur Panggabean menjelaskan perkiraan peluncuran berada di antara kuartal ketiga dan keempat tahun ini.
Kehadiran unit yang sudah lebih dulu diperlihatkan memberi gambaran awal tentang arah produk yang akan dibawa ke pasar Indonesia. Dengan wajah Robo Shark, layar kabin 15,6 inci, serta paket teknologi yang lebih lengkap, E5 EV facelift menjadi salah satu model listrik yang menarik untuk dipantau menjelang peluncurannya di tanah air.





