Chery Tiggo X Muncul Di Beijing, Lebih Besar Dari Palisade Dan Bertenaga 476 Dk

Chery menyiapkan langkah besar di segmen SUV besar tiga baris lewat Tiggo X yang tampil di Beijing Auto Show 2026. Model ini langsung diarahkan untuk menantang Hyundai Palisade dengan ukuran bodi lebih besar dan paket teknologi yang dibuat agresif.

Posisinya juga sangat penting di dalam keluarga Chery. Tiggo X ditempatkan di atas Tiggo 9L sebagai model tertinggi dalam lini Tiggo, sekaligus menjadi jembatan menuju segmen premium di bawah merek Exeed.

SUV bongsor dengan bahasa desain tegas

Secara tampilan, Tiggo X membawa karakter yang berbeda dari keluarga Tiggo sebelumnya. Bodinya terlihat tegap, besar, dan memakai siluet boxy khas SUV tiga baris.

Bagian depan tampil kokoh dengan kap mesin tinggi, garis-garis tegas, gril besar, dan lampu utama yang menyipit. Bumper tebal ikut memperkuat kesan SUV yang siap dipakai di berbagai kondisi jalan.

Lebih besar dari Palisade

Dari samping, proporsi Tiggo X terlihat dominan berkat dimensinya yang besar. Panjangnya mencapai 5.050 mm, lebarnya 1.960 mm, tingginya 1.800 mm, dan wheelbase 2.950 mm.

Chery menyebut ukurannya sedikit lebih besar dari Hyundai Palisade. Fender yang lebar dan ground clearance tinggi makin menegaskan aura tangguh pada SUV ini.

Menariknya, Tiggo X masih memakai gagang pintu konvensional. Detail itu memberi sinyal bahwa mobil ini sudah diarahkan ke produksi massal.

Buritan sederhana, tetapi tetap kokoh

Di bagian belakang, Tiggo X tampil lebih sederhana, tetapi tetap modern. Lampu belakang dibuat horizontal dengan tampilan menyatu, sedangkan pintu bagasi terlihat besar untuk memudahkan akses ke ruang penyimpanan.

Bumper belakang juga dibuat tebal agar kesan kokohnya tetap terjaga. Pendekatan ini membuat Tiggo X tetap terasa sebagai SUV besar tanpa banyak elemen dekoratif.

Hybrid bertenaga 476 dk

Di sektor performa, Tiggo X mengandalkan sistem hybrid andalan Chery dengan tenaga gabungan 476 dk dan torsi puncak 630 Nm. Selain itu, tersedia juga pilihan mesin bensin 1.5T dan 2.0T yang dipadukan dengan transmisi otomatis 8-percepatan.

Untuk versi plug-in hybrid, Chery mengklaim Tiggo X bisa melaju hingga 200 km dalam mode listrik murni. Dalam penggunaan kombinasi, jarak tempuhnya disebut dapat melampaui 1.500 km.

Bekal ini membuat Tiggo X tidak hanya mengejar tampilan besar. Model ini juga menawarkan efisiensi dan jarak tempuh yang menjadi perhatian utama pada SUV elektrifikasi.

Dibekali untuk kenyamanan dan medan beragam

Chery juga membekali Tiggo X dengan suspensi adaptif elektromagnetik MRC dan sistem penggerak empat roda Snow Leopard. Kombinasi ini dirancang untuk menjaga stabilitas dan traksi di berbagai medan.

Karakter itu membuat Tiggo X tidak hanya relevan di jalan raya. Mobil ini juga ditujukan untuk kebutuhan semi off-road yang menuntut cengkeraman dan kontrol lebih baik.

Teknologi semi-otonom ikut diandalkan

Di bidang teknologi, Tiggo X memakai sistem bantuan berkendara Falcon Pilot 700 dengan dukungan lidar. Sistem ini memungkinkan kemampuan semi-otonom level 2, termasuk bantuan berkendara dari titik ke titik.

Meski begitu, pengemudi tetap harus mengawasi kondisi jalan. Langkah ini menunjukkan bahwa Chery menempatkan teknologi sebagai salah satu nilai jual utama Tiggo X di tengah persaingan SUV besar hybrid yang makin ketat.

Kombinasi ukuran yang lebih besar dari Palisade, desain gagah, performa tinggi, dan teknologi bantuan berkendara yang lengkap membuat Tiggo X tampil sebagai salah satu produk paling serius dari Chery di segmen SUV besar. Kehadirannya juga memperlihatkan ambisi merek asal Tiongkok itu untuk memperkuat posisi di pasar yang mulai bergerak ke arah elektrifikasi.

Source: otomotif.kompas.com

Baca Juga

Back to top button