Kehadiran Chery J6T REEV di Thailand langsung mengubah cara pasar melihat lini SUV listrik Chery di Asia Tenggara. Model ini membawa jarak tempuh gabungan hingga 800 km dan membuka peluang besar bagi hadirnya varian range extender di Indonesia.
Yang membuatnya menarik, mobil ini sebenarnya adalah iCar 03T yang dipasarkan dengan merek berbeda di sejumlah negara. Di Indonesia, basis model tersebut sudah dikenal sebagai Chery J6T, sehingga kemunculan versi REEV di negara tetangga terasa seperti petunjuk arah produk berikutnya.
Format REEV yang memberi napas lebih panjang
Chery J6T REEV mengandalkan mesin bensin 1.500 cc turbo sebagai generator, bukan penggerak roda. Mesin itu menghasilkan 154 tk dan torsi 220 Nm untuk mengisi baterai Lithium Iron Phosphate 33,6 kWh dari CATL.
Penggerak utamanya tetap motor listrik, dan Chery menyediakan dua pilihan sistem, yaitu 2WD dan AWD. Skema ini memberi karakter berkendara listrik penuh, tetapi dengan fleksibilitas jarak tempuh yang lebih jauh dibanding mobil listrik murni biasa.
| Varian | Tenaga Gabungan | Jarak Tempuh Listrik | Jarak Tempuh Gabungan |
|---|---|---|---|
| 2WD | 248 tk | 190 km | 800 km |
| AWD | 422 tk | 160 km | 750 km |
Versi 2WD memakai satu motor listrik di roda belakang dengan tenaga 248 tk. Akselerasi 0-100 km per jam diklaim selesai dalam 7,9 detik, dengan kecepatan maksimum 160 km per jam.
Pada varian AWD, ada tambahan motor listrik di roda depan sebesar 174 tk. Kombinasi itu menghasilkan tenaga gabungan 422 tk dan torsi 505 Nm, dengan 0-100 km per jam ditempuh 5,5 detik.
Bodi lebih besar, ground clearance tinggi
Dibanding iCar 03 standar, versi 03T tampil lebih besar dan lebih kekar. Panjangnya 4.503 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.785 mm, dan wheelbase 2.783 mm.
Dimensi itu membuat mobil ini lebih panjang 97 mm, lebih lebar 40 mm, lebih tinggi 70 mm, dan memiliki jarak sumbu roda 68 mm lebih panjang. Ground clearance-nya berada di kisaran 215 mm hingga 220 mm, sementara kemampuan menerabas genangan air disebut mencapai 600 mm.
| Ukuran | Nilai |
|---|---|
| Panjang | 4.503 mm |
| Lebar | 1.950 mm |
| Tinggi | 1.785 mm |
| Wheelbase | 2.783 mm |
| Ground clearance | 215 mm-220 mm |
| Kedalaman genangan | 600 mm |
| Kapasitas bagasi | 450 liter |
Kapasitas bagasi 450 liter memberi nilai tambah untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh. Untuk pengisian daya, DC fast charging 100 kW disebut mampu mengisi baterai dari 30 persen ke 80 persen dalam 20 menit.
Mobil ini juga mendukung pengisian AC 6,6 kW dan fitur Vehicle-to-Load 3,3 kW. Fitur tersebut memungkinkan mobil menjadi sumber listrik eksternal untuk perangkat lain.
Kabin modern dan fitur keselamatan lengkap
Pada varian 2WD, Chery membekali suspensi MacPherson Strut di depan dan Multi-link di belakang. Mobil ini memakai pelek 19 inci dengan ban 245/55, serta mendapat lampu depan Adaptive Matrix, lampu kabut, roof rail, dan kaca depan akustik.
Di dalam kabin, tersedia AC dual-zone, jok depan elektrik dengan ventilasi, panel instrumen 9,2 inci, dan head unit layar sentuh 15,6 inci. Perlengkapannya dilengkapi wireless charging 50W, delapan speaker, enam airbags, kamera 360 derajat dengan visual transparan, dan paket ADAS.
Varian AWD membawa kelengkapan yang lebih tinggi. Peleknya naik menjadi 21 inci dengan ban 265/45, lalu mode berkendara bertambah menjadi sembilan dengan fitur Tank Turn.
Kenyamanan tambahannya mencakup pintu bagasi elektrik, side step, panoramic sunroof dengan tirai, jok depan dengan fungsi pijat, memori kursi pengemudi, penyangga paha elektrik untuk penumpang depan, audio 12 speaker Infinity, dan ambient lighting 64 warna.
Melihat nama Chery J6T yang sudah dikenal di Indonesia, kemunculan versi REEV di Thailand menjadi perkembangan yang sulit diabaikan. Teknologi seperti ini bisa menjadi opsi baru bagi konsumen yang menginginkan sensasi mobil listrik dengan jarak tempuh gabungan yang jauh lebih panjang.
