Chery iCAR V23S Tampil Retro, SUV Kotak 455 Hp Ini Terasa Seperti Mobil Sport

Chery lewat sub-brand iCAR mencoba mengambil jalur berbeda di pasar kendaraan listrik yang kian padat. iCAR V23S hadir sebagai SUV kompak bergaya retro, tetapi membawa tenaga besar yang membuat karakternya jauh lebih dekat ke mobil sport daripada SUV listrik harian biasa.

Perpaduan desain kotak, nuansa off-road klasik, dan sistem penggerak bertenaga tinggi menjadi pembeda utamanya. Di saat banyak EV mengejar efisiensi, model ini justru menonjol lewat sensasi berkendara yang agresif dan tampilan yang tegas.

Tenaga 455 hp jadi pusat perhatian

Daya tarik terbesar iCAR V23S ada pada sistem penggeraknya. SUV listrik ini memakai konfigurasi dual motor dengan penggerak All-Wheel Drive yang menghasilkan tenaga maksimum 335 kW atau setara 455 hp.

Torsi puncaknya mencapai 490 Nm. Angka ini membuat respons mobil terasa instan dan memperkuat citra sebagai kendaraan listrik dengan karakter performa tinggi.

Dengan spesifikasi tersebut, iCAR V23S diposisikan sebagai versi “Super” dari iCAR V23. Varian standar diarahkan untuk pemakaian harian, sedangkan V23S disiapkan untuk pengalaman berkendara yang lebih bertenaga dan lebih emosional.

Baterai besar untuk menopang performa

Untuk mendukung tenaga besar itu, iCAR V23S dibekali baterai lithium-ion 80,16 kWh dari CATL. Kapasitas ini tergolong besar di kelas SUV listrik kompak dan menjadi modal penting bagi kebutuhan performa maupun mobilitas harian.

Angka resmi jarak tempuh belum diungkap sepenuhnya. Namun kapasitas baterai yang besar memberi sinyal bahwa mobil ini tidak hanya mengejar akselerasi, tetapi juga tetap disiapkan untuk perjalanan jauh dan pemakaian rutin.

Ukuran kompak, tapi tetap terlihat gagah

Secara dimensi, iCAR V23S tetap masuk kategori kompak. Mobil ini memiliki panjang 4.220 mm, lebar 1.915 mm, tinggi 1.845 mm, dan wheelbase 2.735 mm.

Format itu membuatnya tetap lincah untuk penggunaan di kota. Meski begitu, bodi kotak dan proporsi tegap menghadirkan kesan tangguh yang kuat, seolah SUV ini memang siap dipakai di berbagai medan.

Retro yang dibuat lebih agresif

Desain menjadi salah satu alasan iCAR V23S mudah mencuri perhatian. Siluet boxy bergaya retro mengingatkan pada SUV klasik, tetapi sentuhan modern khas mobil listrik membuat tampilannya tetap relevan.

Perbedaan dari model standar juga tampak jelas pada detail eksterior. Ada logo huruf “S” merah di fender depan, kisi-kisi grille dengan aksen khusus, wide-body fender yang lebih agresif, side step permanen, dan tampilan yang lebih sporty serta eksklusif.

Karakter itu membuat iCAR V23S terlihat seperti perpaduan SUV off-road klasik dan mobil listrik masa depan. Identitas visual seperti ini memberi nilai jual yang kuat di tengah banyaknya SUV listrik dengan desain serupa.

Interior modern dengan sentuhan petualang

Masuk ke kabin, nuansa modern langsung terasa lewat layar sentuh besar berukuran sekitar 14 hingga 15,4 inci. Sistem infotainment ini memakai chip Qualcomm Snapdragon 8155 yang dirancang untuk memberi respons cepat.

Fitur pendukungnya juga cukup lengkap untuk SUV listrik bergaya petualang. Ada informasi pitch dan roll kendaraan, monitoring tekanan ban, pemantauan suhu ban, serta sistem informasi off-road real-time.

Rangkaian fitur tersebut menjaga karakter V23S tetap terasa siap menghadapi medan yang menuntut kontrol lebih detail. Mobil ini tidak sekadar mengandalkan tenaga, tetapi juga membawa perangkat yang mendukung pengalaman berkendara lebih serius.

Peluang hadir di Indonesia masih terbuka

Di Indonesia, iCAR V23 versi standar sudah diperkenalkan lewat ajang Indonesia International Motor Show 2026. Namun hingga kini, iCAR Indonesia disebut belum memiliki rencana membawa varian V23S ke pasar Tanah Air.

Pabrikan masih fokus memasarkan versi reguler dan menyiapkan model baru bernama iCAR V27. Meski begitu, melihat pasar kendaraan listrik Indonesia yang terus berkembang, peluang kehadiran V23S di masa depan masih tetap terbuka.

Terkait