Honda membawa kembali nama CB400 Super Four dalam versi E-Clutch yang baru meluncur di Jepang. Kehadirannya langsung mencuri perhatian karena model yang sempat berhenti pada 2022 itu kembali dengan identitas klasik, tetapi sekarang dibekali teknologi yang jauh lebih modern.
Di tengah pasar yang makin ramai oleh motor dua silinder, CB400 Super Four E-Clutch tampil beda lewat mesin 4-silinder yang halus dan paket fitur elektronik yang lebih relevan untuk kebutuhan harian. Kombinasi ini membuatnya terasa seperti jembatan antara karakter legendaris dan tuntutan berkendara masa kini.
Wajah familiar, penyegaran terasa di buritan
Secara tampilan, motor ini masih mempertahankan garis desain keluarga CB Series. Lampu depan bulat ikonik tetap dipakai, hanya saja kini sudah berteknologi full LED.
Perubahan yang paling mudah dilihat ada di bagian belakang. Honda mengganti suspensi ganda konvensional dengan monoshock untuk meningkatkan kestabilan sekaligus memberi tampilan yang lebih bersih.
| Dimensi | CB400 Super Four E-Clutch |
|---|---|
| Panjang | 2.110 mm |
| Lebar | 770 mm |
| Tinggi | 1.085 mm |
| Wheelbase | 1.405 mm |
| Tinggi jok | 780 mm |
Honda juga memadukan rangka Steel Diamond Frame dengan swingarm aluminium ringan. Kombinasi ini dirancang agar motor tetap lincah bermanuver dan terasa cocok untuk postur pengendara Asia.
E-Clutch jadi pembeda paling penting
Fitur utama motor ini ada pada Transmisi E-Clutch. Sistem ini mengotomatisasi fungsi kopling secara elektronik, sehingga pengendara bisa naik-turun gigi, berhenti, dan mulai berjalan tanpa perlu menarik tuas kopling di setang.
Meski begitu, kontrol manual tetap disediakan kapan saja. Honda masih memberi ruang bagi pengendara yang ingin merasakan sensasi berkendara konvensional saat dibutuhkan.
Mesin 399 cc 4-silinder tetap jadi daya tarik utama
CB400 Super Four E-Clutch mengandalkan mesin 399 cc, DOHC, 4-silinder segaris, berpendingin cairan. Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 58 PS dan torsi puncak 38 Nm.
Selain mesin, Honda juga menambahkan perangkat elektronik yang lebih lengkap. Ada throttle-by-wire, empat mode berkendara, panel instrumen TFT layar warna, dan konektivitas smartphone lewat Honda RoadSync.
| Spesifikasi Utama | CB400 Super Four E-Clutch |
|---|---|
| Mesin | 399 cc, DOHC, 4-silinder segaris, pendingin cairan |
| Tenaga maksimum | 58 PS |
| Torsi puncak | 38 Nm |
| Fitur utama | Transmisi E-Clutch, throttle-by-wire, 4 mode berkendara, TFT, Honda RoadSync |
Di Jepang, Honda CB400 Super Four E-Clutch dibanderol 998.800 Yen atau sekitar Rp 112 jutaan. Harga itu terbilang menarik bila melihat kombinasi mesin 4-silinder, teknologi baru, dan fitur yang dibawanya.
Motor ini dijadwalkan mulai dipasarkan melalui jaringan Honda Dream di Jepang pada 21 Agustus 2026. Langkah ini juga menunjukkan bahwa Honda masih percaya pada daya tarik mesin 4-silinder, meski pasar saat ini lebih ramai oleh motor bermesin dua silinder.
Bagi pencinta motor sport 400 cc, kehadiran CB400 Super Four E-Clutch menjadi salah satu kabar paling menarik untuk diikuti. Nama legendarisnya kembali, tetapi kini dengan pendekatan yang lebih canggih dan lebih mudah dipakai dalam berkendara harian.







