Caviar sudah membuka minat pembelian untuk koleksi ultra-mewah yang terinspirasi dari iPhone lipat Apple, padahal perangkatnya sendiri belum diumumkan secara resmi. Langkah ini membuat koleksi “Flagship” terasa lebih seperti taruhan atas rumor ketimbang aksesori biasa.
Koleksi tersebut dibangun dari bocoran rantai pasok dan render perangkat yang sementara disebut iPhone Ultra. Tanpa menunggu konfirmasi dari Apple, Caviar langsung menyiapkan empat model dengan material premium, harga tinggi, dan jumlah produksi yang sangat terbatas.
Empat model, masing-masing hanya 19 unit
Caviar membatasi setiap model hanya 19 unit, sebuah angka yang jelas menegaskan arah eksklusif dari seri ini. Seluruh varian juga memakai logo Apple tiga dimensi yang menonjol di panel belakang sebagai ciri pembeda utama.
Pendekatan itu membuat koleksi ini lebih dekat ke barang koleksi ketimbang perangkat harian. Di saat Apple masih belum mengonfirmasi ponsel lipat, Caviar justru sudah menyiapkan detail desain, material, dan harga jualnya.
| Model | Harga | Material utama |
|---|---|---|
| Titan | $13,840 | Titanium hitam PVD, kulit buaya hitam |
| Dark Cherry | $14,270 | Kulit buaya ungu anggur, aksen emas 24K |
| Silver | $15,270 | Sterling silver, kulit buaya hitam, logo sterling silver |
| Gold | $15,560 | Serat karbon dengan benang emas, rangka emas 24K, logo emas 18K |
Titan menjadi varian termurah dengan bodi titanium hitam berlapis PVD dan lapisan kulit buaya hitam. Di atasnya ada Dark Cherry yang memadukan kulit buaya ungu anggur dengan aksen berlapis emas 24K.
Caviar menyebut warna Dark Cherry dirancang untuk mengantisipasi palet warna yang dirumorkan hadir pada seri iPhone 18 Pro. Dengan begitu, desainnya bukan hanya soal kemewahan, tetapi juga mencoba mengikuti arah bocoran produk Apple berikutnya.
Silver dan Gold naik kelas di material inti
Varian Silver dijual $15,270 dan mengganti bagian atas titanium standar dengan sterling silver. Logo Apple pada model ini juga dibuat dari sterling silver solid, sementara grip kulit buaya hitam tetap dipertahankan.
Model Gold menjadi yang paling mahal di koleksi ini dengan banderol $15,560. Versi tersebut memakai panel belakang dari komposit serat karbon yang ditenun bersama benang emas, rangka emas 24 karat, dan logo Apple tiga dimensi dari emas 18 karat solid.
Caviar mengaitkan desain Gold dengan peringatan 50 tahun Apple yang akan datang. Itu membuat model ini diposisikan sebagai varian paling mewah sekaligus paling simbolik dalam seri “Flagship”.
Jarak harga antarvarian menunjukkan fokus Caviar pada diferensiasi material dan finishing. Dari titanium, sterling silver, hingga kombinasi serat karbon dan emas, tiap langkah terasa dibuat untuk menonjolkan status lebih dari fungsi.
Masih hipotetis, tapi minat pembelian sudah dibuka
Meski tampil rapi seperti produk final, koleksi ini tetap bertumpu pada asumsi bahwa Apple benar-benar sedang menyiapkan iPhone lipat. Apple sendiri belum pernah mengonfirmasi pengembangan smartphone lipat secara resmi.
Karena itu, “Flagship” lebih tepat dipandang sebagai interpretasi mewah atas perangkat yang masih berupa spekulasi. Caviar tetap membuka pertanyaan dan minat pembelian melalui situs resminya, seolah pasar untuk barang mewah berbasis bocoran memang sudah tersedia.
Posisi itu juga sejalan dengan identitas Caviar yang kerap mengubah perangkat populer menjadi barang koleksi bernilai tinggi. Perusahaan ini sebelumnya juga memperkenalkan seri backplate magnetik untuk iPhone 17 Pro Max, termasuk edisi premium dengan fosil T-Rex asli.
Di koleksi terbaru ini, daya tarik utamanya bukan hanya harga yang tinggi, tetapi juga kelangkaan, material, dan cerita di balik perangkat Apple yang belum ada. Justru karena Apple belum mengumumkan iPhone lipat, Caviar mendapat ruang untuk menjual fantasi itu dalam bentuk yang sangat mahal.
