Amazfit Bip Max Tawarkan Baterai 20 Hari dan 5 ATM, Main di Harga di Bawah Rp 2 Jutaan

Author: Cung Media

Amazfit Bip Max langsung menonjol di kelas smartwatch terjangkau karena membawa dua nilai jual yang sulit diabaikan: ketahanan air 5 ATM dan baterai hingga 20 hari. Di rentang harga di bawah Rp 2 jutaan, kombinasi ini membuatnya terasa lebih serius daripada sekadar jam pintar harian.

Bagi pengguna yang aktif berolahraga, sering bergerak di luar ruangan, atau tidak ingin terlalu sering mengisi daya, tawaran itu terdengar sangat praktis. Konten kreator gadget Indra dari akun @keanugraha_ juga menilai kehadiran model ini menarik karena disebut sebagai smartwatch pertama Amazfit di kisaran harga tersebut.

Bisa dipakai berenang, baterai dibuat awet

Ketahanan air 5 ATM membuat Amazfit Bip Max aman digunakan saat berenang. Fitur ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang membutuhkan perangkat untuk aktivitas air ringan tanpa perlu khawatir terhadap paparan air dalam penggunaan normal.

Di sisi lain, baterainya diklaim bertahan hingga 20 hari untuk pemakaian normal. Daya tahan tersebut ditopang baterai berkapasitas 550 mAh, yang menjadi salah satu sorotan utama pada perangkat ini.

Untuk banyak pengguna smartwatch, umur baterai sering menjadi faktor penentu. Klaim hingga 20 hari berarti perangkat ini tidak menuntut pengisian daya sesering model lain yang umumnya lebih cepat habis.

Fitur Utama Detail
Ketahanan Air 5 ATM, aman untuk berenang
Baterai Hingga 20 hari pemakaian normal
Kapasitas Baterai 550 mAh
Layar AMOLED, kecerahan 3000 nits

Desain terasa lebih premium dari kelas harganya

Amazfit Bip Max juga mengandalkan tampilan yang dibuat lebih meyakinkan. Perangkat ini memakai dua tombol fisik di sisi kanan, sementara frame-nya menggunakan full aluminium alloy.

Material tersebut memberi kesan kokoh sekaligus meningkatkan rasa premium saat dipakai di pergelangan tangan. Di segmen harga terjangkau, pendekatan desain seperti ini menjadi nilai tambah yang cukup penting.

Bagian layar juga ikut jadi perhatian. Amazfit Bip Max memakai panel AMOLED dengan bentang yang lebih luas, sehingga tampilan konten terasa lega dan lebih mudah dibaca.

Kecerahan layarnya disebut mencapai 3000 nits. Angka ini relevan bagi pengguna yang sering beraktivitas di luar ruangan karena visibilitas layar biasanya lebih baik di bawah cahaya terang.

GPS bawaan, peta offline, dan mode latihan yang lebih spesifik

Di sisi navigasi, Amazfit Bip Max dibekali built-in GPS dan GNSS positioning satellite untuk mendukung pelacakan lokasi serta aktivitas olahraga. Perangkat ini juga sudah memiliki maps offline, yang memberi fleksibilitas saat pengguna bergerak tanpa bergantung penuh pada koneksi data.

Indra mengaku sempat membandingkan GPS Amazfit Bip Max dengan Coros Space Pro miliknya. Hasil jarak yang tercatat disebut sama persis dan tidak menunjukkan selisih yang mencolok.

Fokus olahraga pada jam ini juga terlihat dari keberadaan mode Hyrox yang diklaim paling lengkap. Mode tersebut relevan untuk pengguna yang rutin berlatih di gym, fitness, atau angkat beban.

Selain itu, data olahraga yang tercatat dapat terhubung dan dibagikan otomatis ke aplikasi Strava. Integrasi ini akan berguna bagi pengguna yang terbiasa menyimpan dan memantau aktivitas kebugaran dalam satu ekosistem digital.

Dengan kombinasi 5 ATM, baterai 20 hari, layar AMOLED 3000 nits, GPS bawaan, maps offline, dan mode olahraga yang spesifik, Amazfit Bip Max tampil sebagai opsi yang cukup lengkap di kelasnya. Di bawah Rp 2 jutaan, perangkat ini jelas diarahkan untuk pengguna yang ingin smartwatch serbaguna tanpa harus sering mengisi daya.

Terbaru