Casio kembali memainkan kartu retro dengan cara yang tidak biasa lewat seri A130WE. Jam digital baru ini menggabungkan nuansa 1980-an dengan layar hybrid analog-LCD yang justru memberi kesan futuristis.
Daya tarik utamanya ada pada cara Casio membagi tampilan layar ke beberapa zona informasi. Hasilnya, jam ini terlihat sederhana dari jauh, tetapi terasa jauh lebih eksperimental saat diperhatikan lebih dekat.
Desain hybrid yang jadi pusat perhatian
Seri A130WE dirancang untuk menghidupkan kembali bahasa desain analog-LCD hybrid yang dulu populer pada dekade 1980-an. Pada model ini, bagian kiri atas layar menampilkan visual jam analog digital dengan jarum bergerak untuk waktu lokal.
Area kanan atas dipakai sebagai indikator grafis untuk melacak progres fungsi aktif seperti timer atau stopwatch. Sementara itu, separuh bawah layar tetap memuat tampilan digital konvensional berisi jam, menit, detik, tanggal, dan hari.
Casio juga memberi bodi bentuk tegas dan agak mengotak agar karakter retro-futuristisnya tetap kuat. Case resin berlapis chrome dipasangkan dengan penutup display dari resin glass.
Dimensi jam ini tercatat 40.5 x 33.9 x 9 mm dengan bobot 54 gram. Strap yang digunakan adalah band stainless steel model self-adjustable, sehingga tetap membawa karakter jam digital klasik Casio.
| Model | Warna Layar | Warna Case | Harga di Jepang |
|---|---|---|---|
| A130WE-3AJF | Standar | Silver | ¥8,800 |
| A130WE-9AJF | Standar | Gold | ¥8,800 |
| A130WE-7A | Biru | Silver | Tidak disebutkan |
| A130WEGG-1A | Oranye | Gunmetal | Tidak disebutkan |
Pilihan warna yang tidak terasa biasa
Casio menyiapkan seri ini dalam beberapa sentuhan warna metalik yang familiar, yakni silver, gold, dan gunmetal. Pendekatan itu membuat A130WE tetap dekat dengan identitas lini Vintage, tetapi tidak berhenti pada gaya standar.
Beberapa variannya memakai panel LCD berwarna untuk menciptakan kontras visual dengan case. A130WE-7A hadir dengan tampilan layar biru, sedangkan A130WEGG-1A menggunakan layar oranye.
Kombinasi finishing metalik dan LCD berwarna menjadi salah satu elemen paling menonjol dari seri ini. Jamnya terlihat klasik dari kejauhan, tetapi memberi kesan lebih berani ketika dilihat dekat.
Fitur digitalnya tetap lengkap
Meski fokus pada tampilan, Casio tetap mempertahankan fungsi yang biasa dicari pada jam digital harian. Seri A130WE mendukung world time di 31 zona waktu dan 48 kota.
Jam ini juga memiliki fitur multi-time yang memungkinkan pengguna menyimpan empat kota untuk akses cepat. Untuk kebutuhan pengukuran waktu, tersedia stopwatch 1/100 detik dan countdown timer 24 jam.
Casio turut menyertakan lima alarm harian dan kalender otomatis penuh. Lampu latar LED berwarna amber juga tersedia, dengan pilihan durasi nyala 1,5 detik atau 3 detik.
Siap dipakai harian, bukan untuk beban berat
Seri A130WE memakai baterai CR1616 dengan perkiraan daya tahan sekitar tiga tahun dalam penggunaan normal. Jam ini juga dibekali ketahanan air dasar untuk pemakaian sehari-hari.
Di Jepang, dua model awal A130WE-3AJF dan A130WE-9AJF dijadwalkan meluncur akhir bulan ini dengan harga ¥8,800. Keduanya sudah dibuka untuk pre-order, menandai langkah Casio menghadirkan desain lawas yang dikemas lebih segar untuk pasar jam digital harian.
Dengan ukuran ringkas, bobot ringan, dan fitur digital yang tetap lengkap, A130WE berada di posisi yang menarik. Casio tampaknya ingin menjaga formula praktis khas jam digitalnya sambil menawarkan tampilan yang lebih berani daripada jam murah pada umumnya.
Langkah ini juga sejalan dengan aktivitas produk Casio yang cukup agresif di berbagai segmen gaya. Perusahaan itu sebelumnya meluncurkan dua jam modular Baby-G bernuansa retro Y2K dan empat model G-Shock 2100 Luxe Black serba hitam di Amerika Serikat.
Source: www.gizmochina.com






