Banyak merek mobil Eropa terdengar familier di telinga, tetapi pelafalannya sering meleset saat diucapkan sehari-hari. Dari BMW sampai Peugeot, nama yang terlihat mudah justru punya bunyi asli yang berbeda dari kebiasaan umum.
Perbedaan itu muncul karena setiap bahasa punya aturan bunyi sendiri. Dalam bahasa Jerman, huruf W dibaca seperti V, sementara huruf V cenderung terdengar seperti F.
Nama Jerman yang Paling Sering Salah Ucap
Karena aturan itu, BMW dibaca “Bee-Em-Vee”, bukan sekadar mengikuti ejaan hurufnya. Volkswagen juga diawali bunyi “F” sehingga terdengar sebagai “Folks-va-gen”.
| Merek | Asal | Cara Baca |
|---|---|---|
| BMW | Jerman | Bee-Em-Vee |
| Audi | Jerman | Ow-di |
| Porsche | Jerman | Por-sye atau Por-sheh |
| Volkswagen | Jerman | Folks-va-gen |
| Mercedes-Benz | Jerman | Mer-say-des Benz |
| Opel | Jerman | Oh-pel |
Prancis, Italia, dan Ceko Juga Punya Aturan Sendiri
Nama-nama asal Prancis juga kerap membuat orang ragu saat diucapkan. Peugeot dibaca mendekati “Pö-zho”, Renault menjadi “Re-no” tanpa huruf “t”, sedangkan Citroën dibaca “Si-tro-en”.
| Merek | Asal | Cara Baca |
|---|---|---|
| Peugeot | Prancis | Pö-zho |
| Renault | Prancis | Re-no |
| Citroën | Prancis | Si-tro-en |
| Bugatti | Prancis | Bu-ga-ti |
| Ferrari | Italia | Fe-ra-ri |
| Lamborghini | Italia | Lam-bor-gi-ni |
| Maserati | Italia | Ma-se-ra-ti |
| Alfa Romeo | Italia | Al-fa Ro-me-o |
| Fiat | Italia | Fi-at |
| Škoda | Ceko | Shko-da |
Di kelompok Italia, beberapa nama terdengar lebih mudah karena ejaannya cukup dekat dengan cara baca lokal. Ferrari, Bugatti, Maserati, Alfa Romeo, dan Fiat relatif mudah ditebak, meski tetap punya penekanan bunyi yang khas.
Lamborghini menjadi pengecualian karena huruf “g” dibaca keras, sehingga bunyinya “Lam-bor-gi-ni”. Škoda juga tidak dibaca sesuai huruf awal yang tertulis, melainkan “Shko-da”.
Meski ada pelafalan asli yang lebih tepat, tidak ada aturan baku yang mewajibkan semua orang menggunakannya di setiap negara. Di Indonesia, penyebutan lokal seperti “BMW”, “Pors”, atau “Peugeot” masih lazim dipakai dalam obrolan sehari-hari.
Namun, mengetahui cara baca yang benar tetap berguna saat berbincang dengan sesama penggemar otomotif. Detail kecil seperti ini bisa membuat percakapan soal mobil Eropa terdengar lebih akurat dan nyambung.
Source: oto.detik.com






