BYD kembali memperluas lini SUV elektrifikasi lewat Sealion 05 yang hadir dengan dua pilihan penggerak, yaitu plug-in hybrid dan listrik murni. Model ini menyasar konsumen yang ingin kendaraan efisien, tetapi masih mempertimbangkan jarak tempuh, kemudahan pengisian daya, dan harga yang tetap kompetitif.
Di pasar global, Sealion 05 diposisikan sebagai SUV keluarga dengan banderol mulai dari kisaran Rp 200 jutaan. Dengan strategi itu, BYD tampak ingin menjangkau dua kelompok pembeli sekaligus, yakni mereka yang masih membutuhkan fleksibilitas mesin bensin-elektrik dan pengguna yang sudah siap beralih penuh ke mobil listrik.
Dua wajah, dua karakter
Sealion 05 hadir dalam varian DM-i plug-in hybrid dan varian EV. Perbedaan ini membuat model tersebut tidak hanya sekadar menawarkan dua pilihan mesin, tetapi juga dua pendekatan penggunaan yang berbeda untuk kebutuhan harian.
Varian DM-i cocok bagi konsumen yang ingin efisiensi bahan bakar tanpa sepenuhnya bergantung pada jaringan pengisian daya. Sementara itu, varian EV ditujukan bagi pengguna yang ingin pengalaman berkendara listrik penuh dengan jarak tempuh yang lebih luas.
Untuk Sealion 05 DM-i, BYD memasarkan harga 97.900 yuan hingga 127.900 yuan, atau sekitar Rp 248 jutaan sampai Rp 324 jutaan. Adapun versi EV berada di kisaran 119.900 yuan hingga 145.900 yuan, setara Rp 303 jutaan hingga Rp 369 jutaan.
Jarak tempuh jadi nilai jual utama
BYD menempatkan efisiensi sebagai keunggulan utama pada Sealion 05 DM-i. SUV ini memakai sistem DM generasi kelima dan mencatat konsumsi bahan bakar 3,1 liter per 100 kilometer, angka yang menunjukkan fokus besar pada penghematan energi.
Dengan tangki bahan bakar dan baterai yang sama-sama terisi penuh, jarak tempuh gabungan model hybrid ini diklaim bisa mencapai 2.105 kilometer. Untuk pemakaian listrik murni, jangkauannya berada di angka CLTC 220 km hingga 305 km, tergantung kapasitas baterai yang dipilih.
Varian EV mengejar pengisian cepat
Pada versi listrik murni, BYD membekali Sealion 05 EV dengan Blade Battery generasi kedua. Teknologi ini dipadukan dengan fitur flash charging ultra cepat yang menjadi salah satu daya tarik penting di kelas SUV listrik.
BYD menyebut pengisian dayanya dapat berlangsung dalam lima menit. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 630 km, sehingga cocok untuk pengguna yang membutuhkan daya jelajah panjang dalam satu kali pengisian.
Sistem bantuan mengemudi ikut diperkuat
Selain sisi efisiensi dan daya jelajah, Sealion 05 juga membawa sistem bantuan mengemudi cerdas God’s Eye C. Fitur ini menjadi bagian dari paket teknologi BYD untuk mendukung kenyamanan dan keamanan berkendara.
Konsumen masih bisa menambah LiDAR secara opsional. Perangkat ini mendukung kemampuan bantuan mengemudi tingkat tinggi, termasuk navigasi otomatis untuk penggunaan di area perkotaan.
Desain Ocean dan kabin yang lebih lapang
Dari sisi tampilan, Sealion 05 tetap memakai bahasa desain Ocean yang sudah melekat pada identitas BYD. Mobil ini memiliki jarak sumbu roda 2.770 milimeter, yang memberi gambaran ruang kabin cukup lega untuk ukuran SUV kompak.
Di bagian interior, BYD menempatkan sistem kokpit cerdas kelas atas untuk mendukung kemudahan penggunaan dan kenyamanan penumpang. Kombinasi desain, teknologi, dan dua opsi penggerak membuat Sealion 05 tampil sebagai model yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar elektrifikasi yang makin padat persaingan.







