BYD Bawa Mobil Listrik ke Bandung, Pengunjung Bisa Coba Monster Track dan Dual Mode

Author: Cung Media

Bandung kini menjadi panggung penting bagi BYD untuk memperlihatkan mobil listrik bukan sekadar pajangan, tetapi pengalaman yang bisa dirasakan langsung. Melalui BYD Tech Culture Fest 2026 di 23 Paskal Shopping Center, pengunjung bisa menjajal kendaraan, mencoba lintasan ekstrem, dan melihat teknologi elektrifikasi dari jarak dekat hingga 19 Juli 2026.

Format festival ini dibuat lebih dekat dengan gaya hidup keluarga agar teknologi masa depan terasa lebih mudah dipahami. Di tengah meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik, BYD menggabungkan pameran, edukasi, komunitas, dan aktivitas uji coba dalam satu ruang yang sama.

Pengunjung Bisa Menyentuh, Mencoba, dan Membandingkan

Selama lima hari pelaksanaan, pengunjung dapat mencoba BYD M6 dan DENZA D9, lalu bergerak ke area lain yang disiapkan untuk pengalaman berbeda. Ada Monster Track Experience, B5 Challenge, area teknologi interaktif, serta pusat kuliner yang melengkapi suasana festival.

Aktivitas Fokus Pengalaman Model Terkait
Test drive Mencoba kendaraan dan fitur berkendara BYD M6, DENZA D9
Monster Track Experience Uji kemampuan di lintasan ekstrem DENZA B5
Speed Test Ride Rasakan performa dan kenyamanan berkendara BYD Seal 6 DM
Area teknologi interaktif Edukasi teknologi kendaraan masa depan

Salah satu fokus utama festival ini adalah pengenalan teknologi Dual Mode atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle. BYD menjelaskan teknologi itu menggabungkan e-Platform 3.0, Blade Battery, dan sistem DM generasi terbaru yang mereka kembangkan.

Konsep tersebut dirangkum dalam empat karakter utama yang disebut GASS, yakni Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Empat karakter ini menggambarkan akselerasi yang responsif, kemampuan beradaptasi di berbagai kondisi jalan, kabin yang rendah getaran, dan efisiensi energi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.

Monster Track Offroad Jadi Daya Tarik Utama

Area yang paling menyita perhatian adalah Monster Track Offroad untuk DENZA B5. Jalur ini dibuat dengan rintangan seperti tanjakan ekstrem, lintasan bergelombang, hingga jungkat-jungkit untuk memperlihatkan traksi, stabilitas, dan kenyamanan kendaraan.

Di sisi lain, Speed Test Ride disiapkan untuk memberi kesempatan kepada pengunjung merasakan BYD Seal 6 DM yang dalam waktu dekat akan meluncur di Indonesia. Jalur ini dirancang untuk mengeksplorasi handling, kenyamanan kabin, efisiensi energi, dan fitur pintar yang dibawa kendaraan tersebut.

Bandung Dipilih Karena Pasarnya Kuat

Operation Director PT BYD Motor Indonesia, Nathan Sun, mengatakan Bandung dipilih karena antusiasme masyarakatnya terhadap kendaraan listrik cukup tinggi. Dalam pernyataannya yang dikutip galamedia.pikiran-rakyat.com, ia menilai banyak orang kini tidak hanya ingin mengenal teknologi elektrifikasi, tetapi juga ingin merasakan langsung manfaat dan pengalaman berkendaranya.

Nathan juga menyebut mobilitas masyarakat terus berkembang dan pemahaman tentang kendaraan yang lebih efisien serta ramah lingkungan ikut meningkat. Karena itu, BYD ingin masyarakat tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba teknologi yang mereka kembangkan.

Sejak masuk pasar nasional pada 2024, BYD mengklaim telah mengirimkan sekitar 97 ribu unit kendaraan kepada konsumen di berbagai daerah. Jawa Barat disebut sebagai salah satu pasar terbesarnya, dengan lebih dari 10.500 unit kendaraan BYD yang sudah beroperasi di wilayah tersebut.

Jaringan Dealer dan Purnajual Masih Diperluas

Untuk memperkuat layanan, BYD terus menambah jaringan penjualan dan fasilitas purnajual di Indonesia. Saat ini perusahaan memiliki sekitar 100 showroom di seluruh Indonesia, sementara di Jawa Barat sudah beroperasi 15 dealer.

Tahun ini, jumlah dealer di Jawa Barat ditargetkan bertambah menjadi sekitar 30 dealer agar masyarakat lebih mudah mendapatkan layanan penjualan maupun servis. Ekspansi ini menjadi bagian dari strategi BYD untuk mendukung pertumbuhan kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Nathan juga menyoroti perkembangan pasar kendaraan listrik di Indonesia yang bergerak sangat cepat. Jika pada 2021 pangsa pasar kendaraan listrik masih sekitar 1 persen, kini angkanya telah melampaui 20 persen.

Dukungan dari Pemerintah Kota dan Komunitas

Wakil Wali Kota Bandung Erwin menyambut positif gelaran ini dan menilai Bandung memiliki masyarakat yang terbuka terhadap teknologi serta inovasi. Menurutnya, kendaraan rendah emisi dapat membantu memperbaiki kualitas lingkungan.

Dukungan juga datang dari komunitas pengguna. Ketua Umum Beyond Community, Eko Budiharsono, mengatakan komunitas yang berdiri sejak BYD masuk ke Indonesia itu kini sudah memiliki lebih dari 3.000 anggota.

Ia menyebut kualitas layanan purnajual menjadi salah satu faktor yang mendorong kepercayaan pengguna. Ketersediaan suku cadang, layanan darurat, dan pembaruan perangkat lunak kendaraan menjadi alasan komunitas semakin yakin terhadap merek tersebut.

Melalui BYD Tech Culture Fest 2026, Bandung tidak hanya menjadi lokasi pameran otomotif, tetapi juga ruang pertemuan antara teknologi, gaya hidup, dan transisi menuju mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Festival ini berlangsung di 23 Paskal Shopping Center hingga 19 Juli 2026.

Terbaru