Honda masih menjaga penjualan di Indonesia lewat kombinasi model kompak dan SUV sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, total distribusi Honda mencapai 20.673 unit pada periode Januari-Juni 2026.
Di tengah penurunan posisi Honda dibanding periode sebelumnya yang sempat masuk jajaran tiga besar, Brio tetap jauh meninggalkan model lain. Selisih itu menunjukkan betapa besar ketergantungan Honda pada satu model untuk menopang volume di pasar domestik.
Brio Masih Jadi Penopang Utama
Honda Brio menjadi model terlaris Honda pada semester 1 2026 dengan total 13.245 unit. Mobil kecil ini masih kuat di segmen pembeli mobil pertama dan konsumen muda yang mencari efisiensi serta biaya kepemilikan yang relatif terjangkau.
Varian otomatis juga terlihat lebih dominan. Brio Satya E CVT menyumbang volume terbesar dengan 9.741 unit, disusul Brio Satya S MT sebanyak 2.278 unit.
| Varian Honda Brio | Penjualan |
|---|---|
| Brio Satya E CVT | 9.741 unit |
| Brio Satya S MT | 2.278 unit |
| Brio RS CVT | 988 unit |
| Brio Satya E MT | 208 unit |
| Brio RS MT | 30 unit |
Di lini Brio, Brio RS CVT mencatat 988 unit, sementara Brio Satya E MT dan Brio RS MT hanya menyumbang angka yang lebih kecil. Komposisi ini memperlihatkan preferensi pasar yang masih condong ke varian tertentu, terutama yang bertransmisi CVT.
SUV Tetap Menjadi Tulang Punggung Kedua
Selain Brio, Honda juga bertumpu pada SUV untuk menjaga volume. HR-V berada di posisi berikutnya dengan 3.340 unit, sedangkan WR-V membukukan 3.064 unit.
Untuk HR-V, varian elektrifikasi memberi kontribusi besar lewat HR-V RS e:HEV yang menjadi varian terlaris dengan 2.315 unit. Ada juga HR-V e:HEV yang menambah 477 unit pada total distribusi model tersebut.
| Model | Total Penjualan | Varian Tertinggi | Penjualan Varian Tertinggi |
|---|---|---|---|
| Honda HR-V | 3.340 unit | HR-V RS e:HEV | 2.315 unit |
| Honda WR-V | 3.064 unit | WR-V RS 1.5 CVT | 2.318 unit |
WR-V juga masih kompetitif berkat WR-V RS 1.5 CVT yang menjadi penyumbang terbesar di lini itu dengan 2.318 unit. Kombinasi SUV kompak dan model hybrid membuat portofolio Honda tetap tersebar di beberapa segmen penting.
Model Lain Masih Mengisi Lini Penjualan
Di luar dua model utama tersebut, Honda masih mencatat distribusi dari beberapa nama lain. Angkanya memang jauh lebih kecil, tetapi tetap menegaskan bahwa penjualan Honda tidak hanya bergantung pada Brio, HR-V, dan WR-V.
| Model | Total Penjualan | Varian Utama |
|---|---|---|
| Honda BR-V | 598 unit | BR-V E CVT |
| Honda Step WGN | 245 unit | Step WGN RS e:HEV |
| Honda CR-V | 88 unit | CR-V RS e:HEV |
| Honda E:N1 | 54 unit | E:N1 SUV listrik |
| Honda Prelude | 39 unit | Prelude Hybrid |
BR-V membukukan 598 unit dengan BR-V E CVT sebagai varian utama. Setelah itu ada Step WGN dengan 245 unit, CR-V dengan 88 unit, E:N1 sebanyak 54 unit, dan Prelude Hybrid sebanyak 39 unit.
Elektrifikasi Mulai Menambah Porsi
Data Januari-Juni 2026 juga memperlihatkan arah strategi Honda yang makin serius pada elektrifikasi. Beberapa model hybrid seperti HR-V e:HEV, CR-V e:HEV, Step WGN e:HEV, hingga Prelude Hybrid sudah mulai mendapat tempat di pasar Indonesia.
Kontribusinya memang belum mengalahkan model konvensional, tetapi kehadiran model-model itu menandai perubahan penting di komposisi penjualan Honda. Dengan Brio yang tetap dominan dan SUV yang masih menopang, Honda masih punya fondasi kuat di pasar nasional.
