Brasil tidak datang ke laga melawan Jepang dengan rasa aman. Carlo Ancelotti sudah menyiapkan timnya untuk kemungkinan pertandingan berjalan panjang, termasuk perpanjangan waktu dan adu penalti.
Duel babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion Houston, Amerika Serikat, Selasa (30/6/2026) dini hari WIB, menjadi ujian ketat bagi dua tim yang sama-sama membawa modal kuat dari fase grup. Brasil lolos sebagai juara Grup C, sedangkan Jepang melangkah sebagai runner-up Grup F.
Brasil Menemukan Ritme Setelah Start Tertahan
Brasil sempat membuka fase grup dengan hasil imbang 1-1 melawan Maroko. Setelah itu, performa Selecao meningkat tajam lewat dua kemenangan meyakinkan, yakni 3-0 atas Haiti dan 3-0 atas Skotlandia.
Hasil tersebut membuat Brasil finis di puncak grup dan menjaga tradisi kuat mereka di Piala Dunia. Tim asuhan Ancelotti juga kembali menjadi juara grup untuk 12 edisi Piala Dunia secara beruntun sejak 1982.
Ancelotti menegaskan bahwa timnya harus siap menghadapi semua skenario. “Tim ini fokus, termotivasi, dan siap menghadapi apa pun yang bisa terjadi dalam pertandingan. Banyak kemungkinan yang bisa terjadi, termasuk perpanjangan waktu dan adu penalti. Kami telah mempersiapkan semua aspek,” ujarnya dikutip dari Cbf, Senin (29/6/2026).
Jepang Tetap Berbahaya Meski Berstatus Underdog
Jepang juga melaju dengan kepercayaan diri tinggi karena belum tersentuh kekalahan di fase grup. Samurai Biru memulai turnamen dengan imbang 2-2 melawan Belanda, lalu menang 4-0 atas Tunisia, sebelum menutup grup dengan hasil 1-1 kontra Swedia.
Penampilan itu menegaskan konsistensi Jepang di turnamen ini. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan kedelapan secara beruntun bagi Jepang sejak debut mereka pada 1998 di Prancis.
Dalam sejarah Piala Dunia, Jepang sudah memainkan 28 pertandingan. Mereka mencatat delapan kemenangan, delapan imbang, dan 12 kekalahan, dengan torehan 32 gol serta kebobolan 36 gol.
Rekor Memihak Brasil, Tapi Hasil Terakhir Mengingatkan Bahaya
Secara rekor pertemuan, Brasil memang jauh lebih unggul atas Jepang. Dari 14 pertemuan, Brasil menang 11 kali, dua kali imbang, dan hanya sekali kalah, dengan koleksi 37 gol berbanding delapan gol milik Jepang.
Neymar menjadi pencetak gol terbanyak dalam duel kedua negara dengan sembilan gol. Namun, hasil terakhir justru berpihak kepada Jepang saat menang 3-2 dalam laga persahabatan di Tokyo pada 14 Oktober 2025, setelah sempat tertinggal lebih dulu.
Pada level Piala Dunia, kedua tim baru sekali bertemu. Pertemuan itu terjadi pada fase grup Piala Dunia 2006 di Jerman, ketika Brasil menang 4-1 lewat dua gol Ronaldo serta masing-masing satu gol dari Juninho Pernambucano dan Gilberto.
Laga ini membuat Brasil tetap harus waspada meski unggul di atas kertas. Dengan Jepang yang belum kalah dan memiliki organisasi permainan yang rapi, penentuan di menit akhir, tambahan waktu, bahkan adu penalti, bukan skenario yang mustahil.
| Tim | Hasil Fase Grup | Status Lolos |
|---|---|---|
| Brasil | Imbang 1-1 vs Maroko, menang 3-0 vs Haiti, menang 3-0 vs Skotlandia | Juara Grup C |
| Jepang | Imbang 2-2 vs Belanda, menang 4-0 vs Tunisia, imbang 1-1 vs Swedia | Runner-up Grup F |
