BPHP di Teach You a Lesson, Simbol Saat Sekolah Tak Lagi Aman untuk Siapa Pun

BPHP dalam Teach You a Lesson muncul sebagai tanda bahwa sekolah tidak lagi otomatis menjadi tempat yang aman. Lembaga itu hadir di tengah rangkaian masalah yang terus berulang, mulai dari perundungan, kekerasan, hingga penyalahgunaan narkoba.

Drama ini memakai Biro Perlindungan Hak Pendidikan sebagai respons atas sistem pendidikan yang dianggap gagal melindungi korban. Di saat siswa dan guru sama-sama tertekan, tidak ada pihak yang benar-benar memberi perlindungan memadai.

Masalah sekolah yang terus menumpuk

Teach You a Lesson menunjukkan bahwa perundungan masih terjadi dari tahun ke tahun. Banyak korban juga kesulitan mendapatkan perlindungan dan keadilan yang layak.

Kondisi itu membuat sekolah yang seharusnya menjadi ruang belajar berubah menjadi tempat yang tidak aman. Guru dan siswa sama-sama menghadapi tekanan, tetapi perlindungan yang tersedia terasa minim.

Masalah yang ditampilkan tidak berhenti pada perundungan dan kekerasan. Drama ini juga menyoroti cyberbullying, judi online, dan penyalahgunaan teknologi yang belum tertangani dengan baik oleh sistem yang ada.

Kenapa pelaku sering lolos

Keberadaan BPHP terasa relevan karena pelaku bullying, kekerasan, dan pelanggaran lain kerap lolos dari konsekuensi yang setimpal. Akibatnya, korban menanggung beban berlapis sementara pelaku tidak selalu menerima hukuman yang sepadan.

Drama tersebut juga memperlihatkan bagaimana berbagai masalah serius di sekolah sering ditutupi atau diabaikan. Situasi itu makin tampak saat kasus melibatkan pihak-pihak berpengaruh.

Dalam kondisi seperti ini, proses penyelesaian masalah menjadi timpang. Korban kehilangan ruang untuk bersuara, sementara pelaku atau pihak yang punya kuasa bisa menghindari sorotan.

Wibawa guru ikut melemah

BPHP juga hadir sebagai jawaban atas melemahnya otoritas guru. Keterbatasan aturan membuat guru perlahan kehilangan kewibawaan, sehingga penegakan disiplin di sekolah semakin sulit.

Saat guru tidak memiliki dukungan yang cukup, tekanan dari lingkungan sekitar menjadi lebih berat. Mereka juga bisa menjadi korban, tetapi tidak punya pihak yang benar-benar membela posisi mereka.

Kondisi ini memperkuat gambaran bahwa masalah di sekolah bukan hanya soal siswa yang saling menyakiti. Sistem yang lemah ikut membuat guru tidak punya daya memadai untuk menjaga ketertiban.

Bukan sekadar lembaga penghukum

Melalui kasus-kasus yang ditampilkan, Teach You a Lesson menegaskan bahwa BPHP bukan hanya lembaga untuk menghukum pelaku. Keberadaannya juga diposisikan sebagai simbol upaya memperbaiki sistem pendidikan yang dianggap tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya.

Meski metodenya memicu perdebatan, drama ini menekankan tujuan yang lebih besar. BPHP dibentuk bukan untuk menciptakan ketakutan, melainkan untuk mengembalikan rasa aman bagi mereka yang selama ini tidak terlindungi.

Cara cerita ini dibangun membuat BPHP terlihat sebagai cerminan dari keputusasaan sistem yang terlalu lama membiarkan masalah menumpuk. Di tengah sekolah yang kehilangan rasa aman, kehadirannya menjadi penanda bahwa perlindungan terhadap korban sudah tidak bisa lagi ditunda.

Source: www.idntimes.com

Terkait