Borneo FC Tak Boleh Lengah di Segiri, Persita Datang untuk Mengganggu Jalur Juara

Persita Tangerang datang ke Stadion Segiri dengan dorongan penting setelah memutus rangkaian empat laga tanpa kemenangan. Di sisi lain, Borneo FC membutuhkan tiga poin untuk terus menjaga langkah di persaingan papan atas BRI Super League 2025/26.

Laga pada Selasa, 5 Mei 2026, ini terasa besar bagi dua kepentingan yang berbeda. Persita ingin menjauh dari papan bawah, sedangkan Borneo FC masih memburu posisi terbaik di ujung musim.

Persita membawa energi baru

Persita baru saja menang 1-0 atas PSIM Yogyakarta dan hasil itu langsung menghentikan tren negatif mereka. Aleksa Andrejic mencetak gol cepat pada menit ke-6 dan keunggulan itu bertahan hingga laga selesai.

Bek Persita, Javlon Guseynov, terpilih sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Pemain asal Uzbekistan itu menilai kemenangan lahir dari kerja keras kolektif dan disiplin tim dalam menjalankan instruksi pelatih.

Javlon menyebut Persita sempat kesulitan meraih poin penuh pada laga sebelumnya, tetapi tim mampu bangkit dengan performa yang lebih kuat. Ia berharap kemenangan serupa bisa kembali hadir dalam empat laga tersisa musim ini.

Borneo FC tetap berada di jalur persaingan teratas

Borneo FC juga datang dengan modal positif setelah menang 1-0 atas Persik Kediri. Hasil itu menjaga posisi mereka tetap dalam persaingan ketat dengan Persib Bandung di puncak klasemen.

Kiper Nadeo Argawinata menilai empat pertandingan terakhir harus diperlakukan seperti final. Ia meminta tim menjaga kekompakan, chemistry, dan konsentrasi penuh agar momentum kemenangan tidak hilang.

Nadeo menegaskan bahwa semangat tim harus tetap tinggi pada sisa musim. Borneo FC saat ini mengoleksi 69 poin, jumlah yang sama dengan Persib Bandung, tetapi kalah dalam catatan head-to-head.

Target tiga poin di setiap laga

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengingatkan para pemain agar tidak lengah dalam empat laga terakhir. Ia meminta tim fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan, dengan target yang tetap sama: tiga poin di setiap laga.

Setelah menghadapi Persita, Borneo FC masih akan melawan Bali United, Persijap Jepara, dan Malut United. Lefundes menilai rangkaian laga itu akan sangat kompetitif dan menuntut konsistensi penuh.

Di kubu Persita, ambisi juga jelas terlihat. Javlon menegaskan timnya akan terus berjuang meraih poin maksimal agar bisa naik dari papan bawah dan menutup musim dengan hasil yang lebih baik.

Duel yang sama-sama krusial

Pertemuan di Stadion Segiri diprediksi berjalan ketat karena kedua tim sama-sama memiliki alasan kuat untuk menang. Borneo FC mengejar ketajaman dalam jalur juara, sementara Persita ingin menjadikan kemenangan atas PSIM sebagai titik balik.

Situasi ini membuat pertandingan bukan sekadar soal tiga poin biasa. Bagi Borneo FC, hasil di kandang bisa menentukan arah persaingan di papan atas, sedangkan bagi Persita, hasil positif akan sangat berarti untuk menjaga kepercayaan diri hingga akhir musim.

Kedua tim kini sama-sama membawa modal kemenangan tipis dan tuntutan yang tinggi. Di Segiri, sedikit ruang untuk lengah bisa langsung mengubah peta persaingan di dua ujung klasemen.

Terkait