Kebocoran besar yang dikaitkan dengan Apple menyorot iPhone 18 Pro dari sudut yang tidak biasa: bukan sekadar rumor desain, tetapi juga dokumen internal tentang arah teknologi komponennya. Laporan yang beredar menyebut total data yang dicuri hacker mencapai 630 GB, dan sebagian dokumen itu disebut telah diverifikasi autentik oleh Apple Insider.
Isi bocoran ini membuat perhatian tertuju pada dua hal utama, yaitu chip A20 dan C2 modem buatan Apple. Jika informasi itu akurat, C2 akan menjadi modem pertama Apple yang menggantikan Qualcomm di lini iPhone Pro, sebuah langkah yang menandai perubahan penting dalam kontrol Apple atas komponen inti perangkatnya.
C2 Modem Jadi Bagian Paling Menarik
Dokumen tentang C2 modem disebut menjadi salah satu materi yang paling diperhatikan dari kebocoran tersebut. Pergeseran dari modem Qualcomm ke modem buatan sendiri memperlihatkan ambisi Apple untuk memindahkan lebih banyak kendali ke dalam ekosistem desainnya sendiri.
Reuters dan Apple Insider sama-sama melaporkan adanya detail tambahan dari file yang bocor itu. Apple Insider menyebut dokumen yang mereka lihat autentik, meski tidak semua file yang beredar langsung membuka informasi yang benar-benar baru bagi publik.
| Fokus Bocoran | Detail yang Disebut | Keterangan |
|---|---|---|
| iPhone 18 Pro | Termasuk dalam materi bocoran | Menjadi salah satu pusat perhatian utama |
| Chip A20 | Muncul dalam file yang tersebar | Disebut bersama informasi iPhone 18 Pro |
| C2 modem | Modem Apple pengganti Qualcomm di iPhone Pro | Menjadi sorotan paling strategis |
| Jumlah data | 630 GB | Disebut sebagai total data yang dicuri hacker |
Apple Pernah Coba Menutup Celah Kebocoran Desain
Bocoran ini juga mengingatkan pada upaya Apple sebelumnya untuk menekan risiko terbukanya desain produk sebelum peluncuran. Menjelang peluncuran iPhone 17 Pro, Apple disebut sengaja memproduksi kemasan iPhone yang menampilkan desain kamera palsu untuk M4 iPad Pro.
Langkah itu menunjukkan bahwa Apple sudah lama mewaspadai kebocoran dari rantai produksi dan distribusi. Namun, skala kebocoran kali ini memperlihatkan bahwa upaya penutupan rapat tetap tidak selalu cukup untuk mencegah file internal beredar lebih jauh.
Dampaknya Diperkirakan Tidak Sebesar Volume Datanya
Meski jumlah data yang bocor sangat besar, Apple Insider menilai dampaknya kemungkinan terbatas bagi Apple. Salah satu alasannya, sebagian file yang beredar di dark web disebut telah disensor secara sengaja dan tampaknya lebih banyak merujuk pada model iPhone yang lebih lama.
Kondisi tersebut membuat nilai informasinya tidak merata. Besarnya volume data tidak otomatis berarti semua isi file langsung membongkar strategi produk Apple yang paling baru atau paling sensitif.
Belum Ada Jejak iPhone Ultra dan iPhone 20 Pro
Hingga kini, belum ada gambar bocoran terkait iPhone Ultra. File yang beredar juga belum memperlihatkan apa pun tentang iPhone ulang tahun 2027 yang diduga akan diberi nama iPhone 20 Pro.
Ketiadaan dua nama itu menunjukkan bahwa bocoran ini tetap punya batas, meski ukurannya masif. Untuk saat ini, perhatian terbesar masih tertuju pada iPhone 18 Pro, chip A20, dan rencana Apple mengganti modem Qualcomm dengan C2 buatan sendiri.
