BMW tampaknya sedang menyiapkan langkah paling serius untuk segmen SUV listrik besar. Bocoran terbaru menunjukkan iX7 akan diposisikan sebagai flagship yang lebih mewah, lebih besar, dan lebih meyakinkan daripada iX5.
Langkah ini muncul ketika para pabrikan Jerman kembali agresif di kelas crossover besar. Mercedes sudah meluncurkan GLS facelift pada Maret, sementara Audi Q7 terbaru meluncur awal bulan ini dan Q9 disebut akan menyusul nanti tahun ini.
Desain iX7 dibawa lebih dekat ke i7
BMW iX7 yang sedang diuji terlihat masih membawa bahasa desain iX5, tetapi dengan sentuhan yang lebih dekat ke i7 facelift. Bagian depan menonjolkan kidney grille besar yang dipadukan dengan lampu split, dengan daytime running lights tipis di bagian atas dan unit lampu utama di posisi tengah.
Di sisi bodi, gagang pintu konvensional diganti BMW Winglets. Sistem itu disebut hanya butuh sentuhan sangat ringan untuk membuka pintu elektrik, sehingga nuansa futuristisnya makin kuat.
| Area | Detail Utama |
|---|---|
| Depan | Kidney grille besar, lampu split, DRL tipis di atas |
| Samping | BMW Winglets sebagai pengganti gagang pintu konvensional |
| Proporsi | Velg besar, atap melandai, pintu belakang panjang |
Proporsinya juga dibuat untuk menegaskan status flagship. Velg berukuran besar dan atap yang melandai pelan memberi siluet lebih elegan, sementara pintu belakang yang panjang seharusnya memudahkan akses ke baris ketiga.
Kabin membawa teknologi layar lebar
Bagian dalam kabin diperkirakan menjadi salah satu daya tarik terbesar. BMW disebut akan mengusung Panoramic iDrive, yakni layar hampir sepanjang lebar kabin di dasar kaca depan sebagai pusat tampilan utama.
Sistem itu kemungkinan dipasangkan dengan layar infotainment 17,9 inci dan layar penumpang depan 14,6 inci sebagai opsi. Layar penumpang tersebut bisa dipakai untuk bermain gim, menonton video streaming, mendengarkan musik, hingga melakukan panggilan video lewat kamera interior kendaraan.
Perkiraan tenaga mengikuti iX5
Detail powertrain iX7 belum dibuka penuh, tetapi iX5 60 xDrive memberi gambaran yang cukup kuat. Varian lima penumpang itu memakai baterai 141 kWh dan sistem penggerak semua roda dua motor dengan tenaga 570 hp serta torsi 594 lb-ft atau 805 Nm.
| Model | Tenaga | Torsi | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|
| iX5 60 xDrive | 570 hp | 594 lb-ft / 805 Nm | EPA sekitar 435 mil / 700 km |
Angka itu memungkinkan akselerasi 0-62 mph dalam 4,6 detik, kecepatan puncak terbatas 130 mph atau 210 km/jam, serta jarak tempuh EPA sekitar 435 mil atau 700 km. Kemampuan fast charging DC 460 kW juga membuat baterai bisa terisi dari 10-80% dalam sekitar 23 menit.
Posisi iX7 dalam strategi BMW
BMW X7 versi baru disebut akan debut pada 2027 dan akan ditemani oleh iX7 yang sepenuhnya baru. Kehadiran keduanya menunjukkan BMW tidak hanya menyiapkan SUV besar bermesin konvensional, tetapi juga flagship listrik yang diarahkan untuk pasar premium paling atas.
BMW juga disebut akan menawarkan varian listrik yang lebih bertenaga dan jajaran mesin yang beragam untuk X7 reguler. Kombinasi itu memperlihatkan bahwa iX7 bukan sekadar turunan dari iX5, melainkan kandidat utama untuk menjawab kebutuhan crossover listrik paling mewah dari BMW.
Jika bocoran ini tepat, iX7 akan menjadi kartu penting BMW untuk menantang dominasi para rival Jerman di segmen SUV besar. Fokusnya jelas: kabin mewah, teknologi layar yang lebih maju, dan performa yang sudah berada di level sangat tinggi.
Source: www.carscoops.com






