Xiaomi kembali mengubah arah printer foto rumahan lewat Mijia Desktop Photo Printer 2. Perangkat ini tidak hanya membawa konektivitas Bluetooth 5.2, tetapi juga sistem cetak dye sublimation 4 warna yang menambahkan lapisan hitam untuk hasil yang lebih tajam.
Langkah itu membuat model baru ini terasa lebih dari sekadar penyegaran. Xiaomi tampak sengaja menargetkan pengguna yang ingin mencetak foto langsung dari ponsel tanpa repot masuk ke jaringan Wi-Fi yang sama.
Bluetooth Diganti untuk Penggunaan yang Lebih Praktis
Perubahan paling terasa ada pada koneksi. Jika Mijia Photo Printer 1S masih mengandalkan Wi-Fi 2,4 GHz, Mijia Desktop Photo Printer 2 beralih ke Bluetooth 5.2.
Dengan skema ini, printer dapat terhubung langsung ke ponsel. Xiaomi juga menyebut beberapa pengguna tetap bisa terhubung dan mencetak secara bersamaan, sementara aplikasi menyediakan delapan filter untuk edit ringan sebelum foto dikirim ke printer.
Hasil Cetak Dibuat Lebih Tajam
Perubahan besar berikutnya ada pada sistem pencetakannya. Mijia Photo Printer 1S dari 2020 memakai dye sublimation 3 warna, sedangkan model baru naik kelas ke 4 warna dengan tambahan lapisan hitam K.
Tambahan lapisan hitam itu ditujukan untuk meningkatkan ketajaman teks dan menghadirkan warna hitam yang lebih dalam pada foto. Xiaomi juga memperluas dukungan media cetak, termasuk kertas foto bolak-balik 4 inci, strip foto perekat berbentuk persegi, serta lembar foto 6 inci dalam versi 3 warna maupun 4 warna baru.
| Perbandingan Singkat | Mijia Photo Printer 1S | Mijia Desktop Photo Printer 2 |
|---|---|---|
| Konektivitas | Wi-Fi 2,4 GHz | Bluetooth 5.2 |
| Sistem cetak | Dye sublimation 3 warna | Dye sublimation 4 warna dengan lapisan hitam K |
| Dukungan media | Kertas perekat persegi dan lembar 6 inci | 4 inci bolak-balik, strip foto perekat, 6 inci 3 warna dan 4 warna |
| Finishing | High-gloss | Beragam tekstur laminasi |
Fitur Aplikasi dan Finishing Ikut Diperluas
Selain hardware, Xiaomi menambah fungsi di sisi perangkat lunak. Printer ini mendukung alat pencampuran warna berbasis LUT, foto dinamis AR, dan mode foto identitas pintar.
Fitur-fitur tersebut tidak tersedia pada generasi sebelumnya. Pilihan finishing juga diperluas lewat berbagai tekstur laminasi, sementara 1S hanya menyediakan lapisan high-gloss.
Ukuran Tetap Ringkas, Bahan Habis Pakai Dijual Terpisah
Secara fisik, printer ini berukuran 199 x 126,6 x 85,7 mm, sedikit lebih besar dari 1S yang berukuran 194 x 124,6 x 83,6 mm. Selisihnya tipis, sehingga fokusnya tetap pada format desktop yang mudah diletakkan di meja kerja atau rumah.
Perangkat ini dijual lewat Youpin, dengan kampanye yang dijadwalkan mulai 13 Juli. Harga printer dipatok 699 yuan, sementara kertas foto dual-panel 4 inci dibanderol 69,2 yuan dan kertas foto profesional 6 inci 4 warna juga dijual 69,2 yuan.
| Produk Pendamping | Harga | Keterangan |
|---|---|---|
| Kertas foto dual-panel 4 inci | 79,2 yuan | Bahan habis pakai untuk printer |
| Kertas foto perekat 3 inci | 99 yuan | Bahan habis pakai untuk printer |
| Kertas foto 6 inci | 129 yuan | Bahan habis pakai untuk printer |
| Paket kertas profesional 6 inci 4 warna | 159 yuan | Bahan habis pakai untuk printer |
Xiaomi juga mencantumkan biaya per lembar untuk beberapa media cetak. Kertas foto bolak-balik 4 inci dihargai 0,99 yuan per lembar, strip foto perekat persegi 2,48 yuan per lembar, lembar foto 6 inci 3 warna 1,61 yuan, dan versi 6 inci 4 warna terbaru 2,48 yuan.
Kombinasi Bluetooth 5.2, dukungan banyak jenis kertas, dan sistem cetak 4 warna menjadi pembeda utama perangkat ini. Dengan peluncuran lewat Youpin, Xiaomi menunjukkan bahwa pasar printer foto rumahan masih dianggap penting bagi pengguna yang ingin mencetak langsung dari ponsel tanpa bergantung pada Wi-Fi.
Source: www.gizmochina.com






