BMW menyiapkan New iX3 dengan daya jelajah hingga 805 km berdasarkan standar WLTP. Angka ini membuat SUV listrik BMW tersebut menonjol bagi pengguna yang membutuhkan mobilitas jarak jauh tanpa terlalu sering mencari pengisian daya.
Keunggulan utamanya tidak hanya berada pada kapasitas baterai, melainkan juga sistem kelistrikan 800V. BMW menyebut pengisian selama 10 menit dapat menambah jarak tempuh hingga 372 km pada kondisi yang sesuai.
Platform Baru untuk Arah Elektrifikasi BMW
New BMW iX3 menjadi kendaraan pertama yang memakai platform Neue Klasse, arsitektur khusus mobil listrik yang dikembangkan BMW sejak 2020. Model ini diproduksi di fasilitas BMW di Debrecen, Hungaria, yang dipersiapkan untuk generasi kendaraan listrik terbaru.
Penggunaan platform tersebut menandai perubahan besar dalam strategi elektrifikasi BMW. iX3 diposisikan sebagai kendaraan premium yang menggabungkan efisiensi, performa, serta pengalaman kabin berbasis teknologi digital.
Menurut flotim.pikiran-rakyat.com, New iX3 direncanakan diperkenalkan di Indonesia melalui ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026. Kehadirannya akan menambah pilihan SUV listrik di pasar nasional yang terus berkembang.
Performa Dua Motor Listrik
Varian New BMW iX3 50 xDrive mengandalkan dua motor listrik dengan tenaga gabungan mencapai 345 kW atau 469 HP. Torsi puncaknya mencapai 645 Nm untuk mendukung akselerasi 0-100 km/jam dalam 4,9 detik.
Kecepatan maksimum SUV ini mencapai 210 km/jam. Data tersebut menunjukkan BMW tetap mempertahankan karakter performa tinggi meski beralih ke sistem penggerak listrik.
| Komponen | Data New BMW iX3 50 xDrive |
|---|---|
| Tenaga | 345 kW / 469 HP |
| Torsi maksimum | 645 Nm |
| Akselerasi 0-100 km/jam | 4,9 detik |
| Kecepatan maksimum | 210 km/jam |
| Kapasitas baterai | 108,7 kWh |
| Daya jelajah WLTP | Hingga 805 km |
Baterai 108,7 kWh dan Pengisian 800V
Baterai berkapasitas 108,7 kWh menjadi basis kemampuan jelajah panjang pada BMW iX3. Sistem 800V dirancang untuk mempercepat proses pengisian energi, terutama saat kendaraan dipakai dalam perjalanan antarkota.
Klaim tambahan jarak hingga 372 km dalam 10 menit menjadi salah satu angka penting pada model ini. Kecepatan pengisian dapat berpengaruh besar terhadap kenyamanan pemilik kendaraan listrik, selain kapasitas baterai dan efisiensi penggunaan energi.
Efisiensi tersebut juga didukung desain bodi yang lebih aerodinamis dengan koefisien hambatan udara 0,24. BMW menyebut angka itu lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya dan membantu menunjang daya jelajah kendaraan.
Identitas Baru dan Kabin yang Lebih Digital
Tampilan eksterior New iX3 mengambil inspirasi dari BMW Vision Neue Klasse X. Grille kidney vertikal serta lampu utama ganda tetap mempertahankan ciri BMW, tetapi hadir dalam bentuk yang lebih modern.
Di dalam kabin, sistem Panoramic iDrive menampilkan layar memanjang dari pilar ke pilar di bawah kaca depan. Sistem ini dipadukan dengan layar tengah berukuran 17,9 inci dan pilihan head-up display 3D.
Seluruh antarmuka digital tersebut berjalan melalui BMW Operating System X yang dirancang lebih intuitif. Kabin juga dibekali panoramic moonroof, pengatur suhu otomatis tiga zona, serta sistem audio Harman Kardon dengan 13 speaker.
BMW turut memperkenalkan BMW Heart of Joy untuk mengintegrasikan kontrol sistem penggerak dan dinamika berkendara dalam satu unit. Sistem keselamatannya mengandalkan sensor, radar, dan kamera untuk memantau kondisi sekitar secara real-time.
Kombinasi jarak tempuh, pengisian cepat, dan platform Neue Klasse menjadi dasar posisi New iX3 dalam arah mobilitas premium BMW. Jika diperkenalkan sesuai rencana di Indonesia, model ini akan membawa standar teknologi baru bagi lini kendaraan listrik merek tersebut.







