BMW kembali menambah amunisi performa di Indonesia dengan menghadirkan 3 model M sekaligus. M2, M2 CS, dan M3 Touring langsung mencuri perhatian karena dua di antaranya punya karakter yang sangat dekat dengan mobil kolektor.
Kehadiran trio ini bukan sekadar menambah pilihan di showroom. BMW juga menyiapkan ketiganya untuk tampil di GIIAS 2026, sehingga posisinya menjadi lebih dari sekadar produk baru dan berubah menjadi daya tarik utama di panggung pameran.
M3 Touring paling menonjol di antara ketiganya
M3 Touring tampil sebagai model paling unik karena membawa format wagon berperforma tinggi. Mobil ini mengusung desain sporty dan gagah dengan kidney grille besar, side skirt khusus, fender lebih berotot, serta headlamp baru yang terlihat modern.
BMW juga memberi sentuhan aerodinamis pada bodinya agar performa lebih optimal. Di bagian kabin, mobil ini memakai BMW Curved Display anyar dengan panel instrumen digital 12,3 inci dan headunit 14,9 inci.
| Model | Tenaga | Torsi | 0-100 km/jam |
|---|---|---|---|
| M3 Touring | 530 dk | 650 Nm | 3,6 detik |
| M2 | 480 dk | 600 Nm | 4 detik |
| M2 CS | 530 dk | 650 Nm | 3,8 detik |
Fitur seperti M Setup, M Mode, M Drifter Analyzer, dan M Laptimer juga ikut dipasang untuk memperkuat karakter berkendaranya. Di kabin, ada M Sport Seats, M Leather Steering Wheel, dan trim interior eksklusif yang membuat tampilannya tetap mewah.
Untuk tenaga, M3 Touring menggunakan mesin 3.000 cc 6 silinder M TwinPower Turbo. Mesin itu dipadukan dengan transmisi 8 percepatan M Steptronic dan penggerak semua roda M xDrive.
Menariknya, sistem penggeraknya bisa diatur ke mode 4WD atau 2WD sesuai kebutuhan. BMW menyebut M3 Touring mampu melaju hingga 250 km/jam.
M2 tampil lebih ringkas, tapi tetap agresif
New M2 hadir dengan fascia yang lebih mengotak, namun tetap mempertahankan kesan sporty. Mobil ini dibekali M Carbon Roof, M Compound Brake berwarna merah, dan M High-Gloss Shadow Line.
Bagian kabin juga dibuat bernuansa performa lewat audio Harman Kardon, M Leather Steering Wheel, dan interior berlapis serat karbon. Mesin 3.000 cc M TwinPower Turbo yang dipakai menghasilkan 480 dk dan 600 Nm.
Dengan bobot yang lebih ringan, M2 diklaim bisa melesat 0-100 km/jam dalam 4 detik. Transmisi 8 percepatan M Steptronic dengan Drivelogic menjadi perlengkapan standar.
M2 CS dibawa sebagai varian paling kencang
BMW akhirnya membawa M2 CS ke Indonesia setelah sebelumnya lebih dulu meluncur di Jepang. Tampilan yang dibawa ke Indonesia disebut tidak jauh berbeda dari versi Negeri Sakura.
Fokus utamanya ada pada aerodinamika dan pengurangan bobot. Sejumlah bagian memakai serat karbon, termasuk atap, sementara kabinnya dilengkapi M Alcantara Steering Wheel dengan aksen merah, M Carbon Bucket Seats, dan M Drive Professional.
Mesinnya masih berkapasitas 3.000 cc M TwinPower Turbo, tetapi tenaganya mencapai 530 dk dan torsinya 650 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam dicatat dalam 3,8 detik, dengan kecepatan maksimal 302 km/jam.
Harga dan posisi di pasar
BMW memasarkan M2 dengan harga Rp 1,977-1,987 miliar. M2 CS dipatok Rp 2,7 miliar, sementara M3 Touring dijual Rp 2,777-2,790 miliar.
Dengan banderol tersebut, ketiganya diposisikan sebagai mobil performa tinggi yang bukan hanya menarik untuk dipakai harian, tetapi juga punya daya tarik kuat bagi kolektor mobil sport. BMW berencana membawa seluruh model itu ke GIIAS 2026 untuk diperlihatkan ke publik.
Source: ridertua.com






