Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 datang dengan kabar yang paling ditunggu para pelari: kuotanya naik menjadi 12.500 orang. Jumlah itu memberi peluang lebih besar bagi peserta yang selama ini harus bersaing ketat lewat sistem ballot atau undian.
Pendaftaran dibuka mulai 10 Juli 2026, sementara lombanya sendiri akan digelar pada 15 November 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tahun ini ajang tersebut mengusung tema “Decade of Legacy” dan tetap menghadirkan tiga nomor lomba, yaitu 10 kilometer, half marathon 21 kilometer, dan marathon 42 kilometer.
Kuota naik setelah persaingan sebelumnya sangat ketat
Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno mengatakan penambahan kuota dilakukan agar lebih banyak pelari yang belum pernah lolos seleksi punya kesempatan tampil. Ia menyebut pada penyelenggaraan sebelumnya sekitar 46.000 pelari berebut 11.500 slot yang tersedia.
Sumarno menyampaikan hal itu saat peluncuran BJBM 2026 di Balkondes Ngadiharjo Ngabean, Kabupaten Magelang, Rabu malam, 8 Juli 2026. Dalam acara itu, ia mewakili Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Menurut dia, Borobudur Marathon kini tidak lagi sekadar ajang lari. Event ini juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengampanyekan gaya hidup sehat dan memperkuat sport tourism.
Dorong wisata, UMKM, dan perputaran ekonomi warga
Pemerintah daerah berharap kehadiran peserta yang datang bersama keluarga ikut menghidupkan destinasi wisata di sekitar Borobudur. Dampaknya diharapkan mengalir ke UMKM, hotel, restoran, homestay, dan warga sekitar.
Sumarno menyebut perputaran uang di kawasan Borobudur pada tahun lalu hampir mencapai Rp67 miliar. Ia berharap angka itu bisa menembus Rp100 miliar pada penyelenggaraan tahun ini.
Ia juga menegaskan bahwa warisan paling penting dari satu dekade Borobudur Marathon bukan hanya sisi ekonomi. Yang paling berharga, menurut dia, adalah tumbuhnya rasa memiliki masyarakat Borobudur terhadap event ini.
Ia mengenang masa awal pengelolaan bersama pada 2017 ketika keterlibatan warga belum sebesar sekarang. Kini, ribuan warga justru aktif memberi semangat di sepanjang lintasan dan membuat suasana lomba lebih hidup.
Kolaborasi satu dekade dan program untuk peserta muda
Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko mengatakan keberhasilan menjaga Borobudur Marathon selama satu dekade lahir dari kolaborasi banyak pihak. Ia menilai ajang ini sudah menjadi salah satu event lari paling bergengsi di Indonesia.
Bambang juga menyoroti dampaknya bagi sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, dan UMKM. Pada penyelenggaraan tahun ini, Bank Jateng kembali menghadirkan Bank Jateng Pawone dengan melibatkan lebih dari 70 UMKM lokal yang telah dikurasi untuk menyajikan kuliner tradisional bagi peserta.
Selain itu, Bank Jateng melanjutkan program Bank Jateng Young Talent sebagai wadah pembinaan pelari muda berbakat. Program ini diarahkan untuk memberi ruang bagi talenta muda agar bisa berkembang menjadi atlet berprestasi.
| Informasi Utama | Rincian |
|---|---|
| Nama ajang | Bank Jateng Borobudur Marathon 2026 |
| Kuota peserta | 12.500 orang |
| Tanggal pendaftaran | 10 Juli 2026 |
| Tanggal lomba | 15 November 2026 |
| Metode pendaftaran | Ballot atau undian |
| Nomor lomba | 10 kilometer, half marathon 21 kilometer, marathon 42 kilometer |
Penghargaan khusus untuk pelari setia
Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chie An menegaskan bahwa sejak awal penyelenggaraan, tujuan utama ajang ini adalah memberi manfaat bagi masyarakat sekitar Borobudur. Menurut dia, dampak yang kini dirasakan warga menunjukkan event ini telah tumbuh menjadi milik bersama.
Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas Adi Prinantyo menyebut Borobudur Marathon kini menjadi salah satu event lari yang paling dinanti pelari. Pada penyelenggaraan sebelumnya, peserta datang dari 39 negara, sementara sekitar 10.000 warga ikut memberi semangat di sepanjang lintasan.
Menurut Adi, antusiasme masyarakat menjadi pembeda utama Borobudur Marathon dibanding event lari lain. Dukungan warga di titik-titik cheering membuat banyak pelari pulang dengan pengalaman yang berkesan dan ingin kembali ambil bagian.
Perayaan satu dekade Borobudur Marathon juga akan ditandai dengan medali apresiasi khusus. Medali ini disiapkan untuk peserta yang telah mengikuti Borobudur Marathon sedikitnya lima kali, termasuk pada edisi 2026.
Medali tersebut menjadi simbol perjalanan sepuluh tahun ajang ini sekaligus bentuk penghargaan bagi pelari yang setia menjadi bagian dari sejarah Borobudur Marathon. Dengan kuota yang lebih besar, sistem ballot, dan rangkaian perayaan satu dekade, BJBM 2026 menyiapkan panggung yang lebih luas bagi pelari sekaligus warga Borobudur.
Source: www.rmoljawatengah.id






