Binance Terancam Kehilangan Akses ke Uni Eropa, Lisensi MiCA di Yunani Dipertanyakan

Author: Cung Media

Binance menghadapi risiko besar di Eropa setelah laporan Reuters menyebut otoritas Yunani kemungkinan menolak lisensi MiCA yang diajukan bursa kripto terbesar dunia itu. Jika keputusan itu benar terjadi, akses Binance ke pasar Uni Eropa bisa ikut terhenti.

Masalah ini menjadi penting karena lisensi Markets in Crypto Assets atau MiCA dapat membuka jalan bagi layanan Binance untuk digunakan di negara-negara Uni Eropa lain seperti Prancis, Spanyol, dan Jerman. Tanpa izin tersebut, Binance harus menghentikan operasinya di seluruh Uni Eropa.

Lisensi yang menentukan ruang gerak Binance

Binance membentuk perusahaan induk di Yunani pada Desember lalu, lalu mengajukan lisensi MiCA secara resmi pada Januari melalui HCMC, regulator pasar setempat. Persetujuan itu menjadi kunci karena rezim MiCA memungkinkan satu lisensi dipakai untuk melakukan passporting ke negara anggota Uni Eropa lain.

Reuters menyebut skenario penolakan itu kemungkinan sudah dekat, dengan tenggat lisensi yang disebut jatuh pada 30 Juni. Bagi Binance, keputusan regulator Yunani akan menjadi momen penting yang menentukan sejauh mana perusahaan itu tetap hadir di pasar kripto Eropa.

Sikap Binance dan proses peninjauan

Binance mengatakan tetap yakin operasinya sudah sesuai dengan kerangka MiCA. Perusahaan itu juga menegaskan telah bekerja sama dengan regulator selama 18 bulan terakhir melalui proses pengajuan yang komprehensif di Yunani.

Juru bicara Binance mengatakan kepada Decrypt bahwa perusahaan telah mengejar lisensi MiCA dan bekerja secara konstruktif dengan regulator. Pihaknya juga menyebut HCMC telah menyelesaikan peninjauan atas aplikasi tersebut dan menilai pengajuan itu sesuai dengan persyaratan MiCA.

Di platform X, Binance menulis bahwa prioritasnya adalah meminimalkan gangguan dan menjaga pengguna tetap mendapat informasi. Perusahaan menambahkan akan menyampaikan rincian lanjutan secara langsung saat informasi tambahan tersedia, termasuk soal langkah berikutnya dan opsi yang ada.

Dalam unggahan blog, Binance juga menegaskan bahwa Eropa tetap menjadi bagian sentral dari rencana jangka panjangnya. Perusahaan menyatakan siap beroperasi di bawah rezim MiCA yang benar-benar terharmonisasi.

Pengawasan regulator di Eropa makin ketat

Tekanan terhadap perusahaan kripto di Eropa memang sedang meningkat. Pada Januari, regulator Prancis menyebut sekitar 90 perusahaan kripto beroperasi di wilayah itu tanpa kepatuhan MiCA, dan sekitar 30 persen di antaranya sudah mengajukan lisensi saat itu.

Tahun lalu, regulator di negara itu juga sempat mengancam akan menolak mekanisme passporting, yakni pengalihan kepatuhan yang diizinkan lisensi MiCA di seluruh negara Uni Eropa. Langkah itu terkait dorongan agar pengawasan dinaikkan ke European Securities and Markets Authority atau ESMA.

Binance mengatakan pemahamannya adalah aplikasi MiCA miliknya juga telah ditinjau di tingkat ESMA. Dengan keputusan Yunani yang dinanti dan tenggat 30 Juni yang disebut Reuters, nasib lisensi itu kini menjadi penentu utama bagi kelanjutan akses Binance ke pasar kripto Uni Eropa.

Terbaru