BigHit Music menolak tuduhan plagiarisme terhadap lagu BTS berjudul Swim dan menegaskan karya itu dibuat secara orisinal. Agensi tersebut juga menyatakan akan menghadapi gugatan ini melalui jalur hukum.
Kasus ini menarik perhatian karena bukan BTS yang digugat langsung, melainkan Hybe, Hybe America, dan BigHit Music. Tiga penulis lagu asal Amerika Serikat, Steve Cooper, John Sandler, dan Greylyn Johnson, menjadi pihak yang mengajukan gugatan di Amerika Serikat.
Siapa saja yang terlibat dalam gugatan
Dalam laporan Yonhap, nama para penulis lagu yang dikreditkan untuk Swim juga ikut disebut sebagai tergugat. Salah satu nama yang tercantum adalah Ryan Tedder, mantan anggota OneRepublic.
BTS dan para anggotanya tidak disebut sebagai tergugat. Lagu tersebut juga disebut ditulis oleh RM, leader BTS, menurut laporan yang sama.
| Pihak | Status | Keterangan |
|---|---|---|
| Steve Cooper, John Sandler, Greylyn Johnson | Penggugat | Tiga penulis lagu asal Amerika Serikat |
| Hybe, Hybe America, BigHit Music | Tergugat | Disebut dalam gugatan di Amerika Serikat |
| BTS dan para anggota | Tidak digugat | Nama mereka tidak dicantumkan sebagai tergugat |
Dasar tuduhan kemiripan yang diajukan
Para penggugat mengklaim telah mengirim demo lagu mereka ke berbagai kontak industri musik sejak Maret 2025. Demo itu, menurut mereka, kemudian didengarkan dan dibagikan ke pihak lain, termasuk penulis lagu Swim milik BTS.
Untuk memperkuat tuduhan, pihak penggugat menunjuk musikolog Alexander Stewart. Ia menyatakan analisisnya menemukan kemiripan pada hook yang mengacu pada judul lagu, harmoni yang tidak biasa, tekstur musik, ritme, dan lirik.
Stewart juga berpendapat bahwa kecil kemungkinan lagu BTS diciptakan secara independen. Menurutnya, dugaan penyalinan menjadi kesimpulan yang tidak terhindarkan.
Respons tegas dari BigHit Music
BigHit Music membantah seluruh tuduhan tersebut dan menegaskan Swim merupakan karya orisinal. Perusahaan itu menolak klaim plagiarisme yang diarahkan kepada lagu tersebut.
“Kami akan menanggapinya secara tegas melalui proses hukum,” tegas pihak perusahaan.
Nama Alexander Stewart sendiri bukan sosok baru dalam perkara hak cipta musik. Ia sebelumnya juga terlibat sebagai ahli dalam kasus lagu “Thinking Out Loud” milik Ed Sheeran dan “Stairway to Heaven” milik Led Zeppelin, dan kedua gugatan itu pada akhirnya ditolak pengadilan.
Sengketa ini menempatkan salah satu lagu BTS di pusat perselisihan hukum di Amerika Serikat. Hingga kini, posisi BigHit Music tetap sama: Swim adalah karya yang dibuat secara independen dan tuduhan plagiarisme dibantah sepenuhnya.
