Bibir Makin Kering Setelah Lip Balm, 4 Bahan Ini Bisa Mengikis Pelindung Alaminya

Lip balm seharusnya membantu bibir menahan kelembapan, tetapi pada sebagian orang produk ini justru diikuti rasa semakin kering, perih, atau mengelupas. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika formula yang digunakan tidak cocok, terutama jika bibir sudah pecah-pecah atau mengalami iritasi.

Sensasi dingin, segar, atau seperti obat tidak selalu menandakan bibir sedang membaik. Pada formula tertentu, sensasi itu dapat berasal dari bahan yang berisiko mengganggu lapisan pelindung alami bibir.

Mengapa Bibir Mudah Kehilangan Kelembapan

Kulit bibir lebih mudah kehilangan air dibandingkan kulit pada area tubuh lain. Kemampuannya mempertahankan kelembapan lebih rendah, sementara lapisan pelindungnya juga relatif lebih lemah.

Akibatnya, bibir lebih rentan terdampak udara kering, angin, serta suhu dingin. Saat lapisan terluar bibir terkikis, kelembapan dapat lebih cepat menguap dan keluhan pecah-pecah menjadi lebih sulit mereda.

Dokter kulit Dylan Alston mengingatkan pentingnya membaca label produk saat bibir sedang kering dan mengelupas. Sejumlah kandungan dapat mengangkat lapisan luar kulit, sehingga bibir kehilangan perlindungan yang dibutuhkan untuk pulih.

4 Bahan yang Perlu Dicermati

Bahan-bahan berikut dapat memberi efek yang terasa nyaman pada awal pemakaian, tetapi perlu diperhatikan pada bibir yang sedang sensitif. Risikonya terutama berkaitan dengan pengelupasan kulit atau gangguan pada pelindung bibir.

BahanEfek yang Mungkin TerasaRisiko pada Bibir Pecah-Pecah
MentolSensasi dinginDapat membuat bibir terasa lebih kering
BenzokainSensasi seperti obatBerpotensi mengganggu lapisan pelindung bibir
Asam salisilatMembantu mengangkat kulit keringDapat membuat kulit bibir semakin rentan
FenolMemiliki sifat eksfoliasiBerpotensi memperparah kekeringan

Mentol sering memberi rasa sejuk yang membuat pemakaian Lip Balm terasa melegakan. Namun, pada sebagian formula dan kondisi bibir tertentu, bahan ini dapat membuat rasa kering lebih menonjol.

Asam salisilat dapat membantu melepaskan kulit kering pada permukaan bibir. Meski begitu, efek pengelupasan tersebut dapat membuat bibir yang sudah rapuh menjadi semakin rentan.

Benzokain dapat memberikan sensasi seperti obat, sedangkan fenol dikenal memiliki sifat eksfoliasi. Keduanya perlu dicermati karena dapat mengganggu perlindungan bibir atau memperburuk kekeringan pada bibir sensitif.

Produk berlabel medicated juga layak diperhatikan ketika bibir sedang pecah-pecah. Dokter kulit Elaine Kung mengingatkan produk semacam ini kerap mengandung kamper, mentol, atau fenol yang dapat memicu iritasi, kemerahan, dan rasa terbakar.

Pilih Formula yang Membantu Menahan Air

Untuk mengatasi Bibir Kering, pilihan produk dapat diarahkan pada kandungan yang membantu menarik serta mempertahankan kelembapan. Bahan yang disebut dapat membantu meliputi lilin lebah, shea butter, minyak bunga matahari, minyak kelapa, minyak jojoba, minyak zaitun, squalene, vitamin E, dan asam hialuronat.

Minyak dan butter nabati dapat membantu menangani kondisi bibir yang kering. Lilin lebah juga dapat memberi perlindungan dari udara kering, angin, dan suhu dingin yang mempercepat hilangnya kelembapan.

Petrolatum termasuk bahan pelembap yang dinilai efektif untuk menjaga air tetap berada di dalam kulit bibir. Kung menyebut petrolatum dapat mengurangi kehilangan air transepidermal hingga 98 persen.

Reaksi terhadap lip balm dapat berbeda pada setiap orang karena dipengaruhi formula produk dan kondisi bibir saat digunakan. Produk yang terasa nyaman pada bibir sehat belum tentu sesuai untuk bibir yang sedang meradang atau pecah-pecah.

Bila bibir terasa semakin kering setelah memakai produk tertentu, penggunaan produk tersebut dapat dihentikan sementara untuk melihat perubahan kondisi. Langkah ini dapat membantu menghindari paparan berulang terhadap bahan yang mungkin memicu iritasi.

Bibir pecah-pecah yang tidak membaik meski sudah menggunakan pelembap berformula sederhana perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Pemeriksaan ke dokter kulit dapat membantu mencari penyebabnya, terutama bila keluhan disertai ruam di sekitar bibir.

Terkait