BI Jatim Dorong Kopi Jawa Naik Kelas Lewat JCFF 2026 di Alun-Alun Surabaya

Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur bersiap membawa Java Coffee & Flavor Fest atau JCFF 2026 ke Alun-Alun Surabaya dan Hotel Bumi Surabaya. Festival yang digelar pada Jumat hingga Minggu, 17-19/7/2026, itu diposisikan sebagai langkah strategis untuk mengangkat nilai, sejarah, dan filosofi kopi Jawa.

Posisi JCFF 2026 juga dibuat lebih besar karena masuk ke rangkaian Road to Karya Kreatif Indonesia (KKI) yang akan berlangsung di Jakarta. Dengan begitu, ajang ini tidak hanya menjadi etalase promosi daerah, tetapi juga penguat komoditas kopi nasional.

Tiga Target Utama BI Jatim

Kepala KPw BI Jatim Ibrahim menyebut ada tiga fokus yang ingin dikejar lewat gelaran ini. Target itu mencakup peningkatan eksposur pasar dan akses kredit, diversifikasi produk olahan kopi Jawa, serta terciptanya ekosistem wisata heritage yang kuat di kawasan Alun-Alun Surabaya.

BI Jatim menempatkan sinergi dan kolaborasi sebagai kunci agar rantai nilai komoditas ekspor bisa ikut menguat. Pada saat yang sama, penyelenggaraan ini juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Agenda Padat untuk Pelaku Kopi dan UMKM

Rangkaian acara JCFF 2026 disusun untuk menjangkau pelaku usaha, komunitas, dan pengunjung umum. Agenda yang disiapkan mencakup EduCoffee berupa talkshow dan workshop, Business Matching pembiayaan kopi, kompetisi kopi dan konten kreatif, hingga pameran produk lokal dalam Showcasing UMKM dan Hall of Fame.

Dengan susunan itu, festival ini tidak hanya menampilkan kopi sebagai produk konsumsi, tetapi juga sebagai komoditas yang terhubung dengan pembiayaan, kreativitas, dan pengalaman wisata. Fokusnya adalah membuat kopi Jawa punya ruang yang lebih kuat di pasar sekaligus di kawasan heritage Surabaya.

Source: www.pawartajatim.com

Terkait