Honda BeAT Street dan Yamaha X-Ride 125 sama-sama tampil beda dari skutik entry-level pada umumnya. Keduanya mengusung stang telanjang dan posisi duduk yang lebih tegak, tetapi karakter yang ditawarkan jelas tidak sama.
Di satu sisi, BeAT Street lebih menonjolkan bobot ringan, kelincahan, dan efisiensi untuk penggunaan harian. Di sisi lain, X-Ride 125 membawa mesin lebih besar, ground clearance lebih tinggi, dan bekal yang terasa lebih siap menghadapi jalan yang tidak selalu mulus.
BeAT Street, ringan dan efisien untuk padatnya lalu lintas kota
Honda BeAT Street memakai mesin 1 silinder 109,5cc eSP SOHC 2-klep berpendingin udara. Tenaganya 8,8 hp pada 7.500 rpm dan torsinya 9,2 Nm pada 6.000 rpm.
Karakter mesin ini dikenal halus dan responsif di putaran bawah. Kombinasi itu membuatnya cocok untuk mobilitas harian dengan biaya operasional yang rendah.
Bobotnya juga menjadi keunggulan utama. Dengan berat hanya 89 kg, motor ini mudah diajak bermanuver di kemacetan dan terasa ringan saat diparkir.
Secara tampilan, BeAT Street membawa gaya street dengan bodi ramping dan garis sporty. Desainnya sederhana, tetapi tetap punya identitas kuat untuk pengendara muda yang ingin tampil beda dari BeAT standar.
Fitur yang dibawa mencakup lampu LED depan, panel instrumen digital, Combi Brake System, Secure Key Shutter, dan Idling Stop System. Harga Honda BeAT Street tercatat Rp 20.251.000 OTR Jakarta.
X-Ride 125, lebih besar dan lebih siap untuk jalan beragam
Yamaha X-Ride 125 mengandalkan mesin 1 silinder 124,9cc Blue Core SOHC 2-klep berpendingin udara. Outputnya mencapai 9,3 hp pada 8.000 rpm dan torsinya 9,6 Nm pada 5.500 rpm.
Kapasitas mesin yang lebih besar membuat performanya terasa lebih kuat. Hal ini membantu saat motor membawa penumpang atau melintasi tanjakan.
Dari sisi tampilan, X-Ride 125 mengusung tema adventure scooter dengan stang telanjang juga. Bodinya terlihat lebih kokoh dan memberi kesan siap dipakai di berbagai kondisi jalan.
Ground clearance yang lebih tinggi menjadi pembeda penting. Ditambah suspensi belakang tabung atau sub-tank, motor ini terasa lebih nyaman saat melewati jalan bergelombang.
Ban yang lebih lebar juga membantu stabilitas berkendara. Dalam pemakaian harian, posisi duduknya tetap nyaman, tetapi dengan rasa yang lebih tangguh dibanding BeAT Street.
Fitur X-Ride 125 meliputi lampu LED dengan DRL, Answer Back System, Smart Motor Generator, Stop & Start System, hazard lamp, electric power socket, dan suspensi belakang sub-tank. Harganya tercatat Rp 21.135.000 OTR Jakarta.
Mana yang lebih pas, tergantung kebutuhan sehari-hari
Jika melihat spesifikasinya, BeAT Street unggul pada bobot ringan, kelincahan, dan efisiensi. Motor ini lebih pas untuk pengguna yang sering berkutat di lalu lintas padat dan ingin skutik yang mudah dikendalikan.
Sebaliknya, X-Ride 125 lebih kuat di sisi mesin, kenyamanan suspensi, dan ground clearance. Skutik ini lebih cocok untuk pengendara yang ingin rasa adventure tanpa meninggalkan format skutik harian.
Selisih harga keduanya juga tidak terlalu jauh. BeAT Street berada di level yang sedikit lebih murah, sementara X-Ride 125 menawarkan kapasitas mesin dan karakter yang lebih besar.
Pada akhirnya, keduanya punya arah penggunaan yang jelas. BeAT Street mengarah ke gaya street yang praktis, sedangkan X-Ride 125 menonjolkan nuansa adventure yang lebih siap menghadapi jalan yang tidak selalu mulus.
| Model | Mesin | Tenaga/Torsi | Harga OTR Jakarta |
|---|---|---|---|
| Honda BeAT Street | 109,5cc eSP SOHC 2-klep | 8,8 hp / 9,2 Nm | Rp 20.251.000 |
| Yamaha X-Ride 125 | 124,9cc Blue Core SOHC 2-klep | 9,3 hp / 9,6 Nm | Rp 21.135.000 |
| Model | Keunggulan Utama | Fitur Kunci |
|---|---|---|
| Honda BeAT Street | Ringan, lincah, efisien | LED depan, panel digital, CBS, Secure Key Shutter, ISS |
| Yamaha X-Ride 125 | Mesin lebih besar, ground clearance lebih tinggi | LED dengan DRL, Answer Back System, SMG, S&S, hazard lamp, electric power socket, sub-tank |







