Balogun Dan Havertz Langsung Panaskan Sepatu Emas Piala Dunia 2026

Author: Cung Media

Perebutan Sepatu Emas Piala Dunia 2026 langsung memanas sejak laga-laga awal selesai digelar. Folarin Balogun dan Kai Havertz muncul paling depan setelah sama-sama mencetak dua gol, meski turnamen baru saja mulai membuka persaingan.

Situasi ini membuat daftar top skor terasa sangat terbuka sejak awal. Sejumlah pemain lain masih menunggu kesempatan untuk mengejar, sementara dua penyerang itu sudah lebih dulu memberi tekanan ke para rivalnya.

Balogun buka jalan lewat kemenangan besar Amerika Serikat

Folarin Balogun menjadi salah satu cerita terbesar pada awal turnamen setelah membawa Amerika Serikat menang 4-1 atas Paraguay di laga pembuka Grup D di Los Angeles Stadium. Penyerang AS Monaco berusia 25 tahun itu mencetak dua gol pada babak pertama dan langsung mengubah arah pertandingan.

Dua gol tersebut juga menorehkan catatan penting untuk sepak bola Amerika Serikat. Balogun menjadi pemain pertama dari negaranya yang mampu mencetak lebih dari satu gol dalam satu laga Piala Dunia sejak 1930.

Havertz menambah tekanan lewat kemenangan Jerman

Kai Havertz lalu menyamai torehan itu saat Jerman menghancurkan Curaçao 7-1 di Grup E. Dalam laga di Houston pada Minggu 14 Juni 2026, penyerang Arsenal tersebut juga menyumbang dua gol dan ikut mengantar Jerman meraih kemenangan terbesar sejauh ini.

Hasil itu membuat Havertz langsung masuk ke barisan teratas perburuan Sepatu Emas. Dengan turnamen yang masih panjang, setiap gol tambahan bisa segera mengubah urutan papan atas.

Daftar masih bisa berubah cepat

Meski Balogun dan Havertz berada di posisi teratas, persaingan belum bisa dianggap selesai. Banyak tim belum memainkan laga pertama, sehingga perburuan gol masih sangat mungkin berbalik dalam beberapa hari ke depan.

Beberapa nama lain juga sudah mulai bergerak, termasuk Vinicius Junior, Jamal Musiala, Julian Quinones, dan Raul Jimenez. Mereka masih berada dalam kelompok pemain yang berpeluang menambah gol dan ikut menggeser posisi puncak.

Assist dan menit bermain ikut menentukan

FIFA tidak hanya melihat jumlah gol dalam penentuan Sepatu Emas. Jika ada pemain dengan koleksi gol yang sama, penilaian berlanjut ke jumlah assist dan lalu ke menit bermain yang lebih sedikit.

Dalam data sementara, Balogun unggul tipis dari Havertz pada menit bermain. Balogun mencatat 77 menit tanpa assist, sedangkan Havertz membukukan dua gol tanpa assist dalam 100 menit bermain.

Nama-nama lain mulai masuk daftar

Di bawah dua pemimpin sementara itu, ada pemain dengan satu gol yang mulai mengisi daftar pencetak gol. Deniz Undav dari Jerman sementara memimpin kategori assist dengan dua umpan gol.

Nama lain yang sudah tercatat mencetak gol antara lain Nathaniel Brown, Hwang In-beom, Giovanni Reyna, Cyle Larin, Oh Hyeon-gyu, Mauricio, Nestory Irankunda, Jovo Lukic, Jamal Musiala, Crysencio Summerville, Felix Nmecha, dan Raul Jimenez. Dengan selisih yang masih tipis, setiap pertandingan berikutnya bisa langsung mengubah peta persaingan.

Terbaru