Gaya kasual athleisure Nico O’Reilly menarik perhatian karena tampil sederhana, rapi, dan terasa mahal tanpa harus memakai outfit yang mencolok. Gelandang muda Manchester City berdarah Inggris-Filipina itu mengandalkan paduan yang dekat dengan gaya harian, mulai dari matching tracksuit, puffer jacket oversized, hingga sneakers yang selalu tampak pas.
Kombinasi itu membuat tampilannya terasa relatable, tetapi tetap punya kesan stylish yang kuat. Di titik ini, athleisure Nico terlihat bukan sebagai busana olahraga biasa, melainkan pilihan gaya yang sengaja dibangun dengan detail yang konsisten.
Matching set jadi fondasi paling aman
Salah satu pola yang paling sering muncul dari gaya Nico adalah penggunaan matching set. Ia terlihat mengenakan fleece matching set bernuansa abu-abu yang dipadukan sneakers kasual dan backpack, memberi kesan travel ready yang sederhana dan effortless.
Pada tampilan lain, ia memakai matching set sweater dengan sweatpants abu-abu lalu menambahkan kalung rantai. Aksesori kecil itu membuat look-nya terasa lebih hidup tanpa menghilangkan karakter santai yang menjadi dasar gayanya.
| Elemen Gaya | Contoh Tampilan | Kesan |
|---|---|---|
| Matching set abu-abu | Fleece set, sneakers, backpack | Simpel, travel ready, effortless |
| Matching set sweater | Sweater, sweatpants, kalung rantai | Santai, tapi lebih hidup |
| Gaya serba hitam | T-shirt, puffer jacket, track pants, clutch | Tegas, tetap kasual |
Warna netral masih jadi pilihan utama
Abu-abu tampak menjadi warna yang paling sering dipakai Nico dalam beberapa tampilannya. Nuansa ini muncul lewat fleece matching set, sweater dan sweatpants abu-abu, sampai zip hoodie dengan wide sweatpants abu-abu yang dipadukan cap.
Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa warna netral bisa tetap menarik bila dipasangkan dengan potongan yang tepat. Nico membiarkan detail seperti topi, sneakers, atau aksesori bekerja sebagai penyeimbang agar tampilan tidak terasa datar.
Streetwear yang santai, tapi tetap rapi
Nuansa streetwear juga terlihat jelas dalam salah satu tampilannya saat T-shirt dibalut puffer jacket lalu dipasangkan dengan sweatpants dan cap. Formula ini memberi kesan santai, namun tetap cukup rapi untuk dipakai di luar lapangan.
Ada pula gaya serba hitam yang memadukan T-shirt, puffer jacket, track pants, dan clutch. Tampilan itu memperlihatkan bahwa athleisure bisa terlihat lebih tegas tanpa harus keluar dari karakter kasualnya.
Ada sentuhan warna yang bikin lebih segar
Tidak semua pilihan Nico bermain aman di palet netral. Ia juga tampil dengan track jacket biru cerah yang dipadukan cross patch jeans dan sneakers, menghasilkan kontras yang terasa lebih segar dibanding tampilan abu-abunya.
Paduan jaket olahraga dan jeans menjaga kesan santai, tetapi memberi sedikit keberanian pada gaya kasualnya. Hasilnya tetap berada di koridor athleisure, hanya saja dengan karakter yang lebih mencolok.
Cocok dipakai dari harian sampai jalan malam
Ada tampilan matching set hoodie dan sweatpants yang dilengkapi sneakers dan cap, dan gaya ini dinilai cocok untuk night city stroll. Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa athleisure bisa dipakai lintas suasana selama paduannya tetap seimbang.
Di sisi lain, backpack dan clutch memperlihatkan bahwa Nico tidak hanya memilih busana berdasarkan kenyamanan. Ia juga memperhatikan fungsi aksesori agar outfit tetap terlihat utuh dari ujung ke ujung.
Athleisure yang sengaja dibangun, bukan asal pakai
Gaya Nico O’Reilly memperlihatkan bahwa athleisure bukan sekadar pakaian olahraga yang dipakai ke mana saja. Pilihannya tampak disengaja, dari matching set abu-abu hingga track jacket biru dengan jeans, namun hasil akhirnya tetap natural.
Kekuatan utamanya ada pada rasa percaya diri saat memakainya. Saat outfit yang nyaman dikenakan dengan yakin, tampilannya bisa terlihat lebih kuat, dan itulah yang membuat gaya Nico mudah dijadikan inspirasi harian.
