AT&T Stadium Tak Sekadar Kandang Cowboys, Arena Raksasa Ini Jadi Panggung Semifinal Dunia

Semifinal Prancis vs Spanyol di Piala Dunia 2026 akan berlangsung di AT&T Stadium, Dallas, Texas. Pilihan venue ini kembali menyorot satu stadion yang sejak awal memang dibangun untuk tampil berbeda dari kebanyakan arena olahraga.

AT&T Stadium bukan hanya besar, tetapi juga sarat ambisi dan investasi. Arena milik Dallas Cowboys itu mulai digunakan pada 2009 setelah klub meninggalkan Texas Stadium yang sudah menjadi markas mereka selama lebih dari tiga dekade.

Dari Texas Stadium ke markas modern Cowboys

Sebelum pindah ke AT&T Stadium, Dallas Cowboys bermain di Texas Stadium, salah satu tempat paling ikonik di NFL. Sejak 1994, pemilik Jerry Jones sudah mencari cara untuk memperluas atau mengganti stadion lama demi modernisasi pengalaman penonton dan peningkatan pendapatan.

Rencana awal sempat mengarah pada perluasan Texas Stadium dengan tambahan 40.000 kursi dan atap yang bisa dibuka tutup. Namun, gagasan itu berkembang menjadi pembangunan stadion baru yang jauh lebih canggih di Arlington, tak jauh dari Globe Life Park yang kala itu menjadi kandang Texas Rangers.

Desain yang langsung mencolok

Stadion ini dirancang HKS Architects dan punya ciri visual yang sangat khas. Eksteriornya memiliki dinding kaca miring sepanjang 800 kaki, ditopang dua lengkungan baja monumental sepanjang 292 kaki.

Atapnya dapat dibuka tutup, sementara di setiap zona ujung terdapat pintu kaca besar berukuran 180 kaki x 120 kaki. Pintu itu bisa dibuka atau ditutup dalam waktu sekitar 18 menit, memberi fleksibilitas untuk berbagai jenis acara.

FiturDetail
DesainerHKS Architects
Dinding kaca800 kaki
Lengkungan baja292 kaki
Pintu kaca ujung stadion180 kaki x 120 kaki
Waktu buka-tutup pintuSekitar 18 menit

Saat atap terbuka, stadion ini menghadirkan desain “lubang di atap” yang dulu membuat Texas Stadium terkenal. Lapangan juga berada 50 kaki di bawah permukaan jalan, sehingga penonton mendapat sudut pandang yang dramatis saat memasuki arena.

Kapasitas besar, fasilitas premium, dan layar raksasa

Kapasitas standar AT&T Stadium mencapai 80.000 kursi dan bisa diperluas hingga hampir 100.000 untuk acara besar seperti Super Bowl. Kursinya dipasang pada rel aluminium, sehingga kapasitas dapat disesuaikan dengan mempersempit jarak antar kursi bila diperlukan.

Di lima tingkat tribun, stadion ini memiliki sekitar 200 suite mewah dan sekitar 15.000 kursi klub premium. Ada pula tingkat Hall of Fame eksklusif yang hanya berjarak 21 baris dari lapangan, memberi posisi istimewa bagi penonton di area premium.

Di atas garis tengah lapangan, tergantung papan video HD empat sisi raksasa setinggi 90 kaki. Ukurannya mencapai 160 kaki panjang dan 72 kaki tinggi, membentang dari satu garis 25 yard ke garis 25 yard lainnya.

FasilitasAngkaKeterangan
Kapasitas standar80.000Bisa diperluas hingga hampir 100.000
Suite mewahSekitar 200Tersebar di lima tingkat tribun
Kursi klub premiumSekitar 15.000Area penonton premium
Jarak Hall of Fame21 barisJarak ke lapangan
Papan video HD90 kakiTinggi papan empat sisi

Lebih dari sekadar kandang Cowboys

Fungsi stadion ini jauh melampaui pertandingan kandang Dallas Cowboys. Di dalamnya juga ada Dallas Cowboys Hall of Fame dan Pro Shop, sehingga pengunjung bisa melihat sejarah tim sekaligus membeli merchandise.

Acara pertama di stadion itu adalah konser George Strait pada 9 Juni 2009. Pertandingan musim reguler perdana Cowboys berlangsung pada 20 September 2009 melawan New York Giants.

Awalnya, stadion ini bernama Cowboys Stadium sebelum berganti nama menjadi AT&T Stadium pada Juli 2013 setelah AT&T memperoleh hak penamaan. Sejak itu, arena ini terus menjadi tuan rumah berbagai acara besar.

Daftar acaranya mencakup NBA All-Star Game 2010, Super Bowl XLV, Kejuaraan Nasional Playoff Sepak Bola Perguruan Tinggi, Cotton Bowl Classic, serta sejumlah konser dan event olahraga ternama lainnya. Dengan rekam jejak seperti itu, semifinal Prancis vs Spanyol menambah daftar momen besar yang singgah di stadion ini.

AT&T Stadium kini berdiri sebagai salah satu arena paling khas secara arsitektur di dunia, sekaligus panggung olahraga kelas dunia yang terus dipilih untuk acara paling bergengsi.

Source: bola.bisnis.com
Terkait