Aston Martin DB12 S, Lebih Galak Dari Sangkaan Tapi Tetap Jadi Grand Tourer Paling Mewah

Aston Martin DB12 S muncul sebagai jawaban yang lebih tajam dari sebuah pertanyaan sederhana: apa yang bisa dibuat lebih keren dari grand tourer? Mobil ini diposisikan sebagai “super tourer” dan diklaim menjadi tolok ukur baru untuk kelas grand tourer, dengan fokus pada tenaga ekstra tanpa mengorbankan kemewahan dan kenyamanan.

Di atas kertas, perubahan pada DB12 S memang tidak terlihat ekstrem. Namun Aston Martin justru menekankan penyetelan yang lebih halus di mesin, transmisi, sasis, dan pengereman agar mobil terasa lebih hidup, lebih cepat merespons, dan lebih alami di tangan pengemudi.

Tenaga naik, karakter mesin ikut berubah

DB12 S tetap mengandalkan mesin 4,0 liter twin-turbo V-8. Bedanya, mesin ini kini mendapat tambahan 20 hp sehingga total tenaganya menjadi 690 hp.

Aston Martin juga mengubah suplai bahan bakar, timing, dan tekanan boost. Sistem knalpot titanium baru membantu memperlebar kurva torsi, meski puncak torsinya tetap 590 lb-ft.

Transmisi otomatis delapan percepatan juga direvisi. Pengaturan tekanan yang lebih tinggi membuat perpindahan gigi lebih cepat, sementara launch control baru membantu memangkas waktu akselerasi 0–60 mph menjadi 3,4 detik.

Sasis dibuat lebih komunikatif

Perubahan penting juga datang dari suspensi, kemudi, dan rem. Anti-roll bar belakang yang lebih kaku, camber yang lebih agresif, dan revisi perangkat lunak pada peredam membuat mobil terasa punya travel suspensi lebih panjang dan bantingan yang lebih lembut.

Penyetelan itu ditujukan untuk menjaga stabilitas di kecepatan tinggi sambil tetap mempertahankan kelincahan saat menikung. Rack kemudi juga diubah untuk mengurangi “on-center friction”, sehingga rasa setir terasa lebih organik dan lebih mudah dibaca.

Rem baja diganti dengan karbon keramik yang lebih ringan dan lebih tahan kerja berat. Hasilnya, pengereman menjadi lebih presisi, lebih mudah dimodulasi, dan tetap punya daya henti besar saat mobil dipacu keras.

Serbaguna di jalan nyata

Dalam pengujian di rute dari San Fernando Valley di Los Angeles, melewati Santa Monica Mountains menuju Malibu dan kembali lagi, DB12 S menunjukkan karakter yang sangat serbaguna. Rute itu mencampurkan tikungan sempit, jalan pegunungan yang lebar, permukaan kota yang berlubang, dan jalan bebas hambatan.

Di berbagai kondisi tersebut, mobil ini disebut melaju dengan elegan dan tanpa usaha berlebihan. Karakternya dirangkum sebagai “organic”, karena mobil terasa hidup saat melewati gelombang jalan, menegang saat masuk tikungan, lalu rileks kembali ketika melaju lurus.

Mode berkendara memberi perbedaan jelas

Respons mode berkendara terasa nyata sejak awal. Mode Sport memberi reaksi yang lebih cepat, Sport+ membuat mobil terasa paling siap melesat, sedangkan mode GT mengembalikan suasana yang lebih tenang dan santai.

Di jalan lurus dan rute yang lebih terbuka, DB12 S tetap stabil dan nyaman. Beban kerja pengemudi terasa ringan, tetapi kemudi tetap membawa sensasi khas Inggris yang ringan dan taktil.

Saat jalan mulai berkelok, setelan suspensi yang lebih sporty dinilai sedikit terlalu kaku di jalan canyon SoCal, meski tidak pernah benar-benar keras. Mode GT justru terasa paling seimbang karena menjaga kenyamanan tanpa mengorbankan performa.

Mewah, cepat, dan sangat mahal

Kontrol bodi tetap sangat baik bahkan ketika pegas berada di setelan paling lembut. Kerja suspensi dan electronic rear diff membuat mobil mudah diarahkan dalam transisi kiri-kanan yang cepat, dengan dimensi mobil terasa lebih kecil dari ukuran aslinya.

DB12 S dibuka dari $300,100, sekitar $50.000 lebih mahal dari DB12 standar. Unit uji yang dibahas bahkan mencapai $400,300 setelah tambahan sekitar $35.000 untuk trim interior mewah, sekitar $30.000 untuk upgrade eksterior seperti exposed carbon fiber, dan $23,100 biaya tarif impor.

Aston Martin menempatkan DB12 S sebagai mobil yang bisa menjangkau banyak kebutuhan sekaligus, dari kenyamanan perjalanan jauh hingga karakter berkendara yang menyenangkan di jalan berliku. Di saat yang sama, mobil ini juga datang dengan interior yang lebih mewah, paket aerodinamika standar dengan diffuser belakang berbentuk kotak, dan dukungan Apple CarPlay Ultra.

Dibandingkan rival sekelasnya, karakter DB12 S disebut punya keunggulan yang jelas. Ferrari bermesin depan dinilai tidak akan senyaman ini, Bentley Continental GT Speed tidak setajam ini, sedangkan Rolls-Royce Spectre terlalu lembut.

Terkait