Bocoran Skutik Listrik Yamaha Ini Tak Pakai Hub-Motor, Motor Tengah Jadi Pembeda

Bocoran desain skutik listrik Yamaha mengarah pada pendekatan yang tidak lazim untuk model komuter ringkas. Alih-alih mengandalkan hub-motor di roda belakang, rancangan ini memperlihatkan motor listrik yang dipasang di bagian tengah.

Tenaga dari motor tengah tersebut disalurkan menuju roda belakang melalui belt drive. Konfigurasi ini membuat calon skutik listrik Yamaha itu terlihat lebih serius secara konstruksi dibanding banyak model listrik berukuran kecil.

Informasi ini muncul dari dokumen pendaftaran desain di Jepang yang dilaporkan AMCN dan dikutip Suara.com. Yamaha belum mengonfirmasi nama model, spesifikasi final, maupun jadwal peluncurannya.

Motor Tengah Menjadi Sorotan Utama

Pada banyak skutik listrik terjangkau, motor umumnya ditempatkan langsung di hub roda belakang. Desain Yamaha ini mengambil jalur berbeda dengan meletakkan penggerak di tengah rangka dan meneruskan tenaga lewat belt drive.

Susunan tersebut menyerupai prinsip penyaluran tenaga pada sepeda motor konvensional yang lebih besar. Namun, dokumen desain belum mengungkap angka tenaga, torsi, kecepatan maksimum, kapasitas baterai, maupun jarak tempuhnya.

Performa motor listrik ini diperkirakan setara dengan skutik bensin kelas 125cc. Perkiraan tersebut masih belum dapat dipastikan karena Yamaha belum merilis data teknis resmi untuk kendaraan ini.

BagianDetail dalam Bocoran Desain
Sistem penggerakMotor listrik di tengah dengan belt drive ke roda belakang
Roda dan pengeremanRoda alloy 12 inci serta rem cakram depan dan belakang
BateraiDitempatkan di bawah jok dan berpotensi dapat dilepas-pasang
KokpitPanel digital persegi panjang, kemungkinan layar TFT, dan keyless

Bodi Berotot dengan Lima Titik Lampu

Selain konstruksi penggeraknya, tampilan depan menjadi bagian yang paling mencolok dalam gambar paten. Apron terlihat memakai lekukan tegas dan garis menyudut yang memberi kesan berotot pada bodinya.

Bagian wajahnya menampilkan lampu depan ganda dan DRL berbentuk huruf V yang diletakkan cukup rendah. Total ada lima titik lampu, berupa empat lampu utama yang mengapit satu lampu senja di bagian tengah.

Bahasa desain ini memiliki nuansa praktis seperti Yamaha Gear, tetapi tampil lebih agresif. Meski demikian, proporsi keseluruhannya tetap mempertahankan format skutik harian untuk mobilitas perkotaan.

Ruang Kaki Rata dan Baterai di Bawah Jok

Rancangan ini juga menunjukkan ruang kaki rata atau flat floorboard. Area tersebut dapat mendukung fungsi praktis skutik saat pengendara membawa barang bawaan.

Baterai ditempatkan di bawah jok dan disebut berpotensi memakai sistem lepas-pasang. Pendekatan itu mirip dengan teknologi yang telah digunakan pada Yamaha NEO.

Penempatan baterai di bawah jok tampaknya turut memengaruhi layout bagian belakang. Dua shockbreaker terlihat diposisikan lebih maju untuk membantu menopang bobot baterai pada area tersebut.

Perlengkapan Harian yang Lebih Lengkap

Skutik ini terlihat menggunakan roda alloy berukuran 12 inci dengan rem cakram pada kedua roda. Kombinasi itu memberi indikasi bahwa perangkat berkendaranya dirancang lebih lengkap untuk kebutuhan penggunaan di kota.

Di area kokpit, tampak panel instrumen digital berbentuk persegi panjang yang berpotensi menggunakan layar TFT. Panel itu disiapkan untuk menampilkan informasi penting mengenai status kendaraan kepada pengendara.

Tidak terlihat lubang kunci fisik pada desain yang beredar. Detail tersebut mengarah pada kemungkinan penggunaan smart key atau sistem keyless start, meski fitur akhirnya masih belum diumumkan.

Bagian depan juga tampak memiliki kompartemen penyimpanan dan soket pengisian daya USB. Jika masuk jalur produksi, motor tengah, belt drive, serta baterai bawah jok dapat menjadi identitas utama skutik listrik Yamaha ini.

Source: www.suara.com
Terkait