Argentina Terancam Sanksi FIFA Usai Rayakan Kemenangan dengan Banner Malvinas

Argentina menghadapi potensi sanksi FIFA setelah sejumlah pemain membentangkan spanduk bertuliskan “Las Malvinas son Argentinas” usai menang atas Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Aksi itu langsung memicu sorotan karena FIFA melarang pesan politik dalam pertandingan resmi.

Kemenangan 2-1 di Atlanta Stadium memastikan Argentina lolos ke final Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun. Lionel Messi menjadi sosok kunci lewat dua assist yang berujung pada gol Enzo Fernández pada menit ke-85 dan Lautaro Martínez pada menit ke-90+2.

Spanduk yang Dibentangkan Pemain

Kalimat pada spanduk itu berarti “Kepulauan Malvinas adalah milik Argentina”. Ungkapan tersebut merujuk pada sengketa Kepulauan Falkland, yang disebut Kepulauan Malvinas di Argentina, dan masih menjadi perselisihan kedaulatan antara Argentina dan Inggris sejak Perang Falkland pada 1982.

Di luar lapangan, tensi politik sudah terasa sepanjang laga. Sejumlah suporter beberapa kali melantangkan nyanyian bertema Malvinas di tribun, sementara unggahan Wakil Presiden Argentina sebelum semifinal juga ikut menyinggung isu yang sama.

PeristiwaDetailDampak Potensial
Spanduk “Las Malvinas son Argentinas”Dibentangkan sejumlah pemain Argentina saat merayakan kemenanganBerpotensi melanggar aturan FIFA soal pesan politik
Kemenangan atas InggrisArgentina menang 2-1 dan lolos ke finalPerayaan tim menjadi sorotan disiplin FIFA
Pernyataan politik seputar MalvinasMuncul dari suporter dan unggahan Wakil Presiden ArgentinaMenambah tensi di sekitar laga semifinal

Aturan FIFA dan Riwayat Argentina

FIFA melarang segala bentuk pesan, simbol, maupun spanduk bernuansa politik ditampilkan selama pertandingan resmi. Karena itu, aksi para pemain Argentina bisa menjadi bahan evaluasi Komite Disiplin FIFA untuk menilai ada tidaknya pelanggaran.

Menjelang laga, pelatih Argentina Lionel Scaloni sempat meredam tensi dengan menegaskan bahwa semifinal itu seharusnya dipandang sebagai pertandingan sepak bola. Ia meminta duel melawan Inggris tidak dikaitkan dengan konflik sejarah dua negara soal Kepulauan Falkland atau Malvinas.

Argentina juga pernah mendapat sanksi serupa. Pada 2014, FIFA menjatuhkan denda kepada Asosiasi Sepak Bola Argentin setelah para pemain membentangkan spanduk dengan pesan yang sama sebelum laga persahabatan melawan Slovenia.

Saat itu, FIFA memberi denda 20.000 pound sterling atau sekitar Rp414,3 juta karena menilai aksi tersebut melanggar aturan tentang pesan politik dan perilaku tim. Hingga kini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden terbaru, sehingga belum jelas apakah Argentina akan kembali dijatuhi sanksi atau hanya menerima peringatan.

Source: www.medcom.id
Terkait