Arema Dipaksa Menang Lawan PSM, Santos Minta Balasan Untuk Aremania

Arema FC datang ke laga melawan PSM Makassar dengan tekanan yang besar setelah menelan dua kekalahan beruntun di Derby Jawa Timur. Laga di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi momen penting untuk menjawab tuntutan suporter sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Marcos Santos menempatkan pertandingan ini sebagai ujian harga diri tim di depan Aremania. Pelatih asal Brasil itu menilai para pemain punya tanggung jawab untuk membalas dukungan suporter dengan hasil yang positif.

Persiapan mulai bergerak ke arah yang lebih baik

Santos melihat ada perkembangan dalam latihan Arema sepanjang pekan ini. Ia menyebut para pemain mulai lebih fokus, lebih bugar, dan memperoleh waktu istirahat yang cukup setelah melewati periode sulit.

Menurut Santos, persiapan kali ini terasa lebih baik dibanding dua pertandingan terakhir. Ia juga menyinggung bahwa tim sadar punya “utang” hasil baik kepada pendukung yang terus memberi dukungan dan tuntutan.

Respons pemain di sesi latihan memberi sinyal bahwa mental tim perlahan pulih. Situasi itu penting karena Arema berusaha keluar dari bayang-bayang hasil buruk yang sempat menekan ruang percaya diri skuad.

Cedera dan kehilangan masih membayangi

Sepanjang musim ini, Arema FC menghadapi hambatan yang memengaruhi konsistensi permainan. Salah satu yang paling besar adalah badai cedera yang mengganggu stabilitas skuad sejak awal kompetisi.

Dampaknya terasa sampai ke lini belakang ketika stok pemain sempat menipis. Selain persoalan fisik, tim juga harus menghadapi pukulan emosional setelah meninggalnya Coach Kuncoro.

Meski begitu, Santos tetap melihat peluang bagi Arema untuk menutup kompetisi dengan hasil yang lebih baik. Ia menilai tim masih punya kapasitas untuk bangkit selama mampu menjaga fokus dan keberanian bertanding.

Mental jadi perhatian utama

Menjelang duel kontra PSM, Santos menaruh perhatian besar pada aspek mental pemain. Ia menilai dukungan suporter pada pertandingan sebelumnya memberi dorongan penting untuk mengembalikan rasa percaya diri tim.

“Mental pemain sudah didukung suporter kemarin yang datang. Kita harus kerja keras, mental harus kembali. Harus siap menang,” kata Santos.

Target Santos juga cukup jelas. Ia ingin Arema mengamankan sembilan poin dari tiga pertandingan tersisa agar peluang naik ke papan atas tetap terbuka.

Bagi Arema, laga kandang melawan PSM bukan sekadar kesempatan meraih tiga poin. Pertandingan ini juga menjadi ajang membuktikan bahwa tekanan besar dari situasi sulit bisa berubah menjadi dorongan untuk bangkit di hadapan Aremania.

Source: www.medcom.id
Terkait