Apple Siapkan Alat Edit Foto AI Baru di iPadOS 20 dan macOS 20, Siap Kejar Google Dan Samsung

Apple sedang menyiapkan lompatan besar di ekosistem kecerdasan buatannya lewat iOS 20, iPadOS 20, dan macOS 20. Bukan cuma soal pembaruan sistem, melainkan juga alat edit foto berbasis AI yang bisa membuat Apple semakin agresif menantang Google dan Samsung.

Langkah ini menempatkan Apple Intelligence ke ranah yang lebih dekat dengan kebutuhan harian pengguna. Di aplikasi Photos, Apple disebut sedang menyiapkan cara baru untuk mengubah latar belakang, memperbaiki komposisi, dan mengolah gambar dengan proses yang lebih cepat serta lebih sederhana.

Edit foto AI yang lebih fleksibel

Salah satu fitur yang paling menonjol adalah Extend. Fitur ini memakai generative AI untuk memperluas latar belakang foto secara otomatis, sehingga gambar terlihat lebih luas dan dramatis tanpa mengorbankan detail asli.

Apple juga dikabarkan menyiapkan Reframe untuk mengubah perspektif foto setelah gambar diambil. Fitur ini dirancang untuk mendukung spatial photos dan memberi pengguna lebih banyak kendali saat ingin memperbaiki sudut pandang tanpa harus memotret ulang.

Kehadiran dua alat itu menunjukkan arah baru Apple di bidang pengeditan visual. Alih-alih mendorong manipulasi gambar secara agresif, Apple tampak memilih pendekatan yang tetap menjaga karakter asli foto sambil memberi ruang kreatif lebih besar.

Peningkatan otomatis lewat AI

Selain Extend dan Reframe, Apple juga menyiapkan Enhance untuk meningkatkan pencahayaan dan ketajaman gambar secara otomatis. Sistem ini menganalisis setiap piksel agar koreksi warna terlihat natural dan tetap sesuai dengan kondisi cahaya dalam foto.

Rangkaian fitur tersebut akan digabung ke dalam ekosistem baru bernama Apple Intelligence Tools. Dengan skema ini, Clean Up tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari perangkat edit yang lebih rapi dan saling terhubung.

Bagi pengguna, perubahan ini bisa membuat Photos terasa lebih canggih tanpa harus beralih ke aplikasi edit lain. Apple tampaknya ingin menjadikan pengolahan foto sebagai fungsi inti yang langsung tersedia di perangkatnya.

Tantangan langsung untuk Google dan Samsung

Arah baru ini penting karena Apple selama ini dianggap lebih konservatif dibandingkan Google dan Samsung dalam edit foto berbasis AI. Dua pesaing itu lebih dulu memberi kebebasan yang lebih besar kepada pengguna untuk mengubah gambar secara generatif.

Google masih disebut memegang standar tertinggi lewat Magic Editor yang debut sejak 2023. Apple memilih jalur berbeda, tetapi tetap ingin menghadirkan hasil visual yang kuat dengan bantuan AI.

Perbedaan pendekatan itu bisa menjadi nilai jual tersendiri. Google dan Samsung mendorong fleksibilitas kreatif yang luas, sementara Apple mencoba menggabungkan hasil yang menarik dengan kesan foto yang tetap alami.

Privasi tetap jadi fondasi

Di tengah dorongan besar ke arah AI generatif, Apple tetap menempatkan privasi sebagai fondasi utama. Perusahaan disebut mengutamakan pemrosesan on-device agar data pengguna tetap lebih aman dibandingkan pendekatan berbasis cloud.

Pendekatan ini konsisten dengan citra Apple selama ini. Saat banyak fitur AI bergantung pada server eksternal, Apple berusaha memadukan performa tinggi dengan perlindungan data yang lebih ketat.

Menanti pengumuman resmi

Detail teknis lengkap dari iOS 20 diperkirakan akan diumumkan pada pertengahan tahun. Banyak penggemar Apple juga menunggu pengungkapan resmi di WWDC 2026 untuk melihat sejauh mana alat edit foto AI itu benar-benar hadir.

Jika rencana ini berjalan mulus, Photos akan naik kelas dari aplikasi pengolah gambar biasa menjadi alat kreatif yang jauh lebih kuat. Pembaruan itu juga berpotensi menjadi salah satu daya tarik utama bagi pengguna yang ingin merasakan pengalaman edit foto baru di perangkat Apple.

Source: id.mashable.com

Baca Juga

Back to top button