Apple mulai menaikkan harga sejumlah iPad, Mac, dan Vision Pro setelah biaya chip memori serta penyimpanan melonjak tajam. Kenaikan ini menandai momen ketika tekanan biaya komponen inti akhirnya diteruskan ke konsumen.
Di Apple Store, kenaikan harga sempat terlihat setelah situs kembali online pada Kamis pagi. Untuk model dasar yang terdampak, kenaikannya berada di kisaran 15% hingga 20%.
MacBook dan iPad paling terasa kenaikannya
Model yang paling terdampak datang dari lini MacBook dan iPad. MacBook Pro naik $400 menjadi $1,999, sementara MacBook Air naik $200 menjadi $1,299 dan MacBook Neo naik $100 menjadi $699.
Di lini iPad, iPad A16 naik $100 menjadi $449. iPad Air naik $150 menjadi $749, sedangkan iPad Pro naik $200 menjadi $1,199.
Apple juga menaikkan harga Vision Pro sebesar $200 menjadi $3,699. Untuk konfigurasi yang lebih tinggi, dampaknya terasa lebih besar karena harga ikut terdorong saat pengguna menambah memori dan penyimpanan.
Tekanan dari pasar chip memori
Tim Cook mengatakan kepada Wall Street Journal pada 17 Juni bahwa kenaikan harga tidak bisa dihindari. Ia menyebut Apple sudah berupaya menahan dampak lonjakan biaya selama mungkin, tetapi situasinya kini tidak berkelanjutan.
Dalam panggilan pendapatan kuartal kedua pada Mei, Cook juga sudah memperingatkan bahwa biaya memori akan memberi dampak makin besar terhadap bisnis Apple. Kini, peringatan itu berujung pada penyesuaian harga di beberapa produk utama.
Lonjakan biaya memori dan penyimpanan tidak muncul sendirian. Permintaan dari perusahaan AI mendorong harga chip memori dan storage naik tajam, hingga memicu kekurangan RAM yang parah di industri dan dijuluki “RAMageddon.”
Belum semua produk ikut naik
Sejauh ini, harga iPhone dan AirPods belum berubah. Namun kenaikan tidak berhenti pada model utama, karena beberapa produk Apple yang kurang populer juga ikut terdampak.
Untuk konfigurasi premium, kenaikannya lebih ekstrem. Vision Pro 1TB kini dibanderol $4,199 setelah kenaikan $300, sementara MacBook Pro 16 inci dengan 128 GB memori dan 8TB penyimpanan kini mencapai $10,149.
Reaksi pasar dan dampaknya ke pembeli
Saham Apple turun lebih dari 5% saat pembukaan pasar pada Kamis ketika investor mencerna kabar kenaikan harga ini. Reaksi itu menunjukkan pasar membaca penyesuaian harga sebagai sinyal tekanan biaya yang serius.
Meski begitu, sebagian pembeli masih punya pilihan lain melalui pengecer pihak ketiga. Harga diskon di retailer lain dilaporkan tetap bertahan, sehingga potongan harga Prime Day pekan ini justru tampak lebih menonjol dibanding 24 jam sebelumnya.
