Soundcore kembali mendorong earbud premium ke arah yang lebih mirip perangkat produktivitas daripada sekadar aksesori audio. Lewat Liberty 5 Pro dan Liberty 5 Pro Max, merek di bawah Anker itu membawa layar di casing, fitur AI, dan fokus kuat pada kualitas panggilan suara.
Peluncuran duo ini dilakukan di ajang Anker Day 2026 di New York. Selain menonjolkan kualitas audio, Soundcore juga menempatkan kemampuan merekam, menyalin, dan merangkum sebagai nilai jual utama pada model tertingginya.
Chip baru dan fokus komunikasi suara
Kedua model mengandalkan chip internal baru bernama Thus AI. Soundcore mengklaim chip ini menawarkan daya komputasi hingga 150 kali lebih besar dibanding generasi sebelumnya.
Peningkatan tersebut dipakai untuk pemrosesan suara, adaptive noise cancellation, dan fitur AI yang berjalan langsung di perangkat. Di sisi audio, keduanya dibekali driver diafragma wool-paper 9,2 mm dan dukungan Dolby Atmos.
Untuk panggilan suara, Soundcore memasang delapan mikrofon pada kedua earbud. Perusahaan bahkan menyebut seri ini meraih pengakuan Guinness World Record untuk kualitas ucapan saat panggilan telepon, meski performa nyata tetap akan sangat bergantung pada kondisi penggunaan.
Liberty 5 Pro: layar kecil untuk kontrol cepat
Liberty 5 Pro menjadi model yang lebih terjangkau dengan harga mulai $169.99. Meski posisinya ada di bawah varian Max, model ini tetap membawa layar sentuh kecil yang terintegrasi ke dalam charging case.
Melalui layar tersebut, pengguna bisa mengatur ANC dan mengakses kontrol cepat tanpa membuka aplikasi. Fitur ini membuat pengaturan dasar lebih praktis saat earbud sedang dibawa bepergian.
Soundcore juga membekali Liberty 5 Pro dengan fitur inti yang sama seperti saudaranya. Ada Adaptive ANC 4.0, personalisasi suara HearID 5.0, konektivitas multipoint, dan perlindungan IP55.
Liberty 5 Pro Max: casing AMOLED dan fitur AI yang lebih jauh
Liberty 5 Pro Max tampil sebagai versi yang lebih ambisius. Casing-nya memakai layar sentuh AMOLED 1,78 inci, jauh lebih besar dari versi standar, dan menjadi pusat kontrol sekaligus akses fitur tambahan.
Layar ini tidak hanya dipakai untuk musik dan pengaturan ANC. Soundcore juga menambahkan perekaman suara berbasis AI langsung dari casing.
Pengguna disebut cukup mengetuk casing dua kali untuk merekam rapat atau kuliah. Setelah itu, sistem akan membuat transkrip dan ringkasan langsung di perangkat, tanpa memerlukan koneksi internet.
Soundcore menyebut casing Liberty 5 Pro Max bisa menyimpan rekaman hingga 12 jam secara lokal. Dengan fungsi itu, earbud ini masuk ke wilayah yang biasanya ditempati perangkat kerja dan pencatat digital.
Baterai dan pengalaman harian
Daya tahan baterai kedua model juga dibuat serupa. Soundcore mencantumkan pemakaian sekitar 6,5 jam saat ANC aktif, atau hingga 28 jam jika digabungkan dengan daya dari charging case.
Kombinasi baterai, delapan mikrofon, dan chip baru memperlihatkan arah produk yang jelas. Soundcore tampak ingin memperkuat peran earbud sebagai perangkat untuk mendengar musik sekaligus menjalankan panggilan dan aktivitas harian.
Ekosistem AI lewat aplikasi
Bersamaan dengan peluncuran ini, Soundcore juga memperkenalkan VibeOS di aplikasi Soundcore. Lapisan baru yang berfokus AI tersebut dilengkapi asisten suara bernama Anka.
Kehadiran VibeOS menunjukkan bahwa AI di seri Liberty 5 tidak hanya ditempatkan di perangkat keras. Soundcore juga mencoba membangun pengalaman yang lebih terhubung melalui aplikasi, sehingga fungsi earbud terasa lebih luas dari sekadar pemutaran audio.
Dengan pendekatan itu, Liberty 5 Pro series tampil berbeda dari earbud ANC premium pada umumnya. Layar bawaan di casing, fitur pencatatan berbasis AI, dan penekanan pada kejernihan percakapan membuat lini ini terasa lebih dekat ke perangkat hiburan sekaligus produktivitas.
Source: www.gizmochina.com






