
Google kembali mendorong Android ke arah yang lebih praktis dan lebih aman lewat June Android Drop. Pembaruan ini menonjol karena langsung menyentuh hal yang paling sering dipakai pengguna setiap hari: telepon, berbagi file, pencarian visual, membaca, dan chat.
Yang paling menarik, Google tidak hanya menambah fitur baru, tetapi juga memperkuat perlindungan dari scam call. Di saat yang sama, Android kini dibuat lebih mudah dipakai lintas platform, termasuk saat harus mengirim file ke iPhone.
Peringatan scam call kini lebih agresif
Salah satu sorotan utama hadir di Phone by Google, yang kini bisa membantu pengguna mengenali panggilan penipuan. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi saat penipu berpura-pura menjadi seseorang yang ada di daftar kontak pengguna.
Jika sebuah panggilan terlihat berasal dari kontak tepercaya, tetapi sebenarnya bukan dari perangkat orang tersebut, Android akan menampilkan peringatan. Cara ini membuat pengguna punya peluang lebih besar untuk berhenti sebelum tertipu.
Google menyebut fitur ini tersedia untuk perangkat Android 12 ke atas yang memakai Phone by Google. Peluncurannya dilakukan bertahap ke perangkat yang didukung.
Kirim file Android ke iPhone jadi lebih mulus
Google juga memperbarui Quick Share agar transfer file antara Android dan iPhone terasa lebih mudah. Pembaruan ini ditujukan untuk mengurangi hambatan saat pengguna berbagi konten dengan teman atau keluarga yang memakai platform berbeda.
File yang disebut bisa dibagikan meliputi foto, video, dan dokumen. Langkah ini penting karena proses berbagi lintas ekosistem selama ini sering terasa tidak praktis.
Dengan perubahan ini, Google jelas ingin membuat Android lebih nyaman dipakai dalam percakapan sehari-hari. Pengguna tidak perlu lagi terlalu bergantung pada aplikasi atau cara khusus hanya untuk memindahkan file sederhana.
Circle to Search makin pintar membaca gaya
Di sisi pencarian visual, Circle to Search kini mendapat peningkatan untuk mencari satu set outfit lengkap dari foto atau video. Proses pencarian ini bisa dilakukan tanpa harus keluar dari aplikasi yang sedang dibuka.
Fitur tersebut dapat mengenali item seperti baju, celana, sepatu, dan aksesori. Setelah itu, pengguna bisa menemukan produk serupa secara online untuk melihat keseluruhan tampilan.
Google menyebut kemampuan ini tersedia di perangkat Android 14 ke atas yang mendukung Circle to Search. Pembaruan ini memperluas fungsi pencarian visual dari sekadar mengenali objek menjadi alat eksplorasi gaya yang lebih praktis.
Google Photos ikut berubah jadi lemari digital
Google Photos juga mendapat fitur baru yang berfungsi seperti wardrobe digital. Alat ini akan mengatur pakaian yang muncul di pustaka foto pengguna dan membangun koleksi pribadi berisi ide outfit.
Pengguna nantinya bisa menelusuri pakaian mereka, menyimpan tampilan favorit, dan mencoba kombinasi yang berbeda. Google berencana memulai peluncuran fitur ini pekan depan untuk pengguna yang memenuhi syarat di Amerika Serikat, India, dan Brasil pada perangkat Android 10 ke atas.
Pendekatan ini menunjukkan bagaimana Google mulai memakai AI bukan hanya untuk mencari, tetapi juga untuk mengelola koleksi visual pribadi. Di tengah foto yang makin menumpuk di ponsel, galeri dibuat lebih berguna daripada sekadar tempat penyimpanan.
Perlindungan untuk anak dan remaja ikut diperluas
Aplikasi Personal Safety juga mendapat pembaruan untuk pengguna muda. Anak-anak di bawah 13 tahun bisa menambahkan informasi medis dan kontak darurat yang dapat dilihat dari lock screen.
Mereka juga mendapat akses ke deteksi kecelakaan mobil. Fitur ini dapat menghubungi layanan darurat dan memberi tahu kontak darurat setelah terjadi kecelakaan.
Untuk remaja, Google menambahkan akses ke Safety Check dan berbagi lokasi real-time dengan kontak tepercaya. Google menyebut aplikasi Personal Safety tersedia secara global.
Membaca dan chatting ikut mendapat tambahan
Google Play Books kini memiliki fitur “Catch me up” untuk membantu pembaca mengingat kembali alur yang sudah terjadi sebelum melanjutkan membaca. Pengguna juga bisa menandai bagian tertentu lalu mengajukan pertanyaan tentang karakter, tema, atau detail cerita.
Menurut Google, fitur ini mulai diluncurkan untuk buku-buku berbahasa Inggris terpilih, termasuk banyak judul gratis. Tambahan ini membuat pengalaman membaca terasa lebih interaktif dan membantu pembaca kembali masuk ke cerita dengan lebih cepat.
Di Gboard, Google menambah opsi baru untuk Emoji Kitchen. Fitur ini memungkinkan pengguna menggabungkan emoji menjadi stiker unik, lalu memakainya di pesan dan percakapan.
Dengan rangkaian pembaruan ini, June Android Drop memperlihatkan arah Android yang makin fokus pada kebutuhan harian. Dari peringatan panggilan palsu, pengiriman file ke iPhone, sampai alat bantu membaca dan ekspresi di chat, Google membawa perubahan yang terasa dekat dengan kebiasaan pengguna mobile.
Source: true-tech.net




